PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN-Nyaris saja, dua pelajar SMP celaka terbawa ombak ke tengah lautan. Peristiwa ini menimpa AR (14) dan GL (14) warga Kecamatan Alian saat keduanya mandi di Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren sekitar pukul 16.15 WIB, Jumat (17/6).
Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha, keduanya sempat terbawa ke tengah lautan saat mandi bersama teman-temanya.
Meski keduanya selamat, para korban harus dilarikan RSUD dr Soedirman Kebumen untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Kita sudah seringkali mengimbau warga untuk tidak mandi di laut. Kedua korban ini bersama teman-temanya, saat kejadian mandi di laut selanjutnya terbawa ke tengah lautan," jelas Aiptu Catur.
Menurut keterangan para saksi, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB, para korban bersama tiga temannya datang ke Pantai Setrojenar untuk mandi di laut.
Pada saat bersamaan, ombak besar menarik kedua korban ke tengah laut karena posisinya terlalu ke selatan. Melihat temannya terbawa ombak, teman lainnya segera mencari pertolongan.
Situasi pada saat itu begitu mencekam karena sebagian warga yang ada di sana pun tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya bisa mengarahkan agar para korban berusaha berenang ke daratan.
"Kurang lebih 30 menit korban berada di tengah laut tidak bisa menepi. Saat teman lainnya mencari bantuan, beruntung sekali ada ombak susulan membawa keduanya ke daratan," kata Aiptu Catur.
Bersamaan korban berhasil menepi, patroli Polsek Buluspesantren yang sedang mobiling segera datang ke lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan. Polisi langsung membawa korban ke RS untuk mendapatkan pertolongan pertama.
"Kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk semuanya. Mandi di laut sangat berbahaya. Ombak di panti kita (Kebumen) tidak bisa ditebak," katanya.
Kini para korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya diberikan pemahaman di lingkungan keluarga agar tidak diulang lagi mandi di laut.
Berita Terkait
-
Viral Perang Sarung Kebumen, KemenPPPA Soroti Dampak Mengerikan Ini pada Anak dan Polisi!
-
PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul
-
Jessaja Hennep, Cah Kebumen Bersinar di Belanda: 16 Laga,11 Gol,13 Assist
-
Kecolongan Lagi! Pemain Keturunan Kebumen Dipanggil Timnas Jerman, Kakaknya Jagoan Timnas Indonesia
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Benarkah Argentina Diuntungkan VAR? Data Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan
-
Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam
-
SBS Rilis Love Against Time, Dating Show untuk Penyintas Penyakit Mematikan
-
Manga Blue Box Resmi Tamat, Akhiri Perjalanan Manis Selama Lima Tahun
-
KPK Dalami Alasan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
-
Potret MPLS Para Siswa di Berbagai Daerah
-
Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis
-
Pakar UGM Ingatkan Mutasi ASN Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Menteri
-
Buntut Kekalahan Dramatis di Piala Dunia 2026, Pape Thiaw Dipecat Timnas Senegal
-
Gaji PPPK Pemkot Batam Aman, Tersedia hingga 2027