PURWOKERTO.SUARA.COM, Beberapa waktu ini, tewasnya Rina Arano yang berprofesi sebagai model dewasa Jepang menjadi sorotan dunia. Mayat Rina ditemukan dengan kondisi mengenaskan, yakni tanpa busana dan telah membusuk.
PURWOKERTO.SUARA.COM mengumpulkan fakta-fakta dari berbagai sumber, terkait tewasnya model dewasa Jepang Rina Arano yang hingga kematiannya berumur 23 tahun.
1. Rina Arano Menghilang Sejak Awal Juni 2022
Rina Arano menghilang sejak 5 Juni 2022. Menurut orang tua Rina, putrinya itu izin keluar rumah untuk menemui seorang teman pada hari itu. Akan tetapi, di hari itu menjadi pertemuan terakhirnya dengan keluarga dekatnya itu. Selang tiga hari, pihak keluarga melaporkan hilangnya Rina.
2. Rina Arano Menemui Hiroyuki Sanpei
Diketahui, Rina Arano ternyata menemui seorang pria yang diketahui bernama Hiroyuki Sanpei. Pada tanggal 5 Juni ia terlihat keluar dari stasiun Ibaraki Prefecture dan kemudian terlihat memasuki mobil Hiroyuki.
3. Mayat Rina Arano Ditemukan di Dekat Villa Milik Hiroyuki
Mayat Rina ditemukan satu mil dari sebuah vila mewah milik Hiroyuki. Pria tersebut dicurigai pihak berwajib telah menculik dan menahan Rina Arano di vilanya tersebut. Pria 30 tahun itu membantah bahwa Rina berada bersamanya di vila.
Akan tetapi, polisi menemukan sebuah kasur di basement vila dengan barang-barang yang menunjukkan seseorang tinggal di sana. Ponsel Hiroyuki yang diduga memiliki gambar Arano diborgol disita sebagai barang bukti.
Baca Juga: Cara Membeli Tiket Westlife, Harga Rp 1 Juta sampai Rp 2,5 Juta
4.mayat Rina Arano Diikat di Pohon
Rina Arano ditemukan diikat di pohon di sebuah hutan di kawasan Ibaraki. Saat ditemukan pada 14 Juni, kondisi Rina pun begitu memprihatinkan. Dia diikat tanpa busana dengan luka di bagian leher.
Saat ditemukan, mayat Rina pun sudah membusuk. Dari autopsi ditemukan bahwa penyebab kematiannya karena patahnya tulang hyoid (tulang sekitar leher). Menurut investigator, Ada kemungkinan Rina dicekik hingga tewas.
5. Hiroyuki Sanpei Ditangkap Polisi
Hiroyuki Sanpei sebagai orang terakhir yang ditemui Rina Arano, saat ini telah ditangkap. Rina dan Hiroyuki saling kenal dan berbicara di Twitter sebelum keduanya bertemu secara langsung.
Menurut Hiroyuki, setelah pertemuan, ia menurunkan Rina Arano di toko terdekat. Polisi mencurigai kematian Rina ada hubungannya dengan Hiroyuki. (Arif KF)
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai
-
Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak
-
Awas Skema Pinjol Tadpole, Bunga Harian Bisa Capai 10%
-
Sinopsis Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Saat Ari Irham Merasa Tak Pernah Cukup di Mata sang Ibu
-
Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia
-
38 Orang Tewas di Timur Tengah Sejak Gencatan Senjata AS - Iran, Tapi Sekarang Perang Lagi
-
Polda Metro Akui Febrie Adriansyah Belum Diperiksa sebelum Ditetapkan Tersangka