/
Kamis, 07 Juli 2022 | 22:48 WIB
suara.com

PURWOKERTO.SUARA.COM, SRAGEN-Seorang anak tega diduga menganiaya ibu kandungnya sendiri hingga meninggal di Sragen Jawa Tengah. 

Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama mengungkap motif pembunuhan seorang ibu yang dilakukan anak kandungnya sendiri, NE.

Korban bernama Setyorini (53), warga Widoro Sragen yang meninggal dunia dalam kondisi tidak wajar, (28/6/2022). 

Jasadnya ditemukan di dalam kamar mandi dengan posisi kepala berada di ember.

Menurut Piter, pelaku memukul dan membenturkan kepala korban berkali-kali hingga mengakibatkan korban mengalami beberapa luka. Hal itu dibuktikan dengan hasil autopsi.

"Pelaku memukul kepala kemudian memukul dada, memukul lengan tangan. Kemudian ibunya jatuh dan membenturkan tiga kali, sehingga si ibu kondisinya sudah pingsan. Tapi menurut tersangka tangannya masih bergerak,” terangnya

Kepada polisi, pelaku mengaku terbawa emosi karena sering diomeli ibunya sebab dirinya menganggur.

Pelaku juga mengaku sering dibanding bandingkan dengan keponakan ibunya yang sukses bekerja di Jakarta.

Korban meninggal diduga karena ada pendarahan di otak dan kehabisan nafas.

Baca Juga: Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

"Diduga pada saat itu tangan korban masih bergerak-gerak, sehingga kepala dimasukan ke air," ujar kapolres.

Warga curiga atas kematian korban yang tak wajar karena tetangga sempat mendengar ada pertengkaran dari dalam rumah korban.

Berawal dari informasi warga dan hasil pemeriksaan terhadap jasad korban yang mengarah pada tindak kekerasan, polisi menyimpulkan bahwa kematian korban benar-benar terjadi akibat tindak kekerasan. Semua kesaksian itu mengarah kepada anak semata wayang korban.

Ibu dan anak itu hanya hidup berdua saja. Kondisi ekonomi keluarga mereka juga tergolong susah. Ditambah pelaku yang kesehariannya menganggur tidak memiliki pekerjaan tetap. 

Polisi telah menetapkan pelaku sebagai tersangka dalam perkara pembunuhan sebagaimana dimaksud UU Nomor 1 tahun 1946, Pasal 338 jo Pasal 351 KUHP.

Load More