PURWOKERTO.SUARA.COM, JOMBANG - Tim gabungan dari Polda Jatim dan Polres Jombang menjemput paksa buronan kasus pencabulan berinisial MSAT di pondok pesantren Majmal Bahrain (Pondok Shiddiqiyyah) Kecamatan Ploso Jombang, Jawa Timur. MSAT diduga mencabuli santri putri di pondok pesantren yang diasuh orangtua terduga pelaku pencabulan.
Video penangkapan buron kasus pencabulan santri putri ini tersebar di berbagai media sosial, satu di antaranya instagram @infojombang. Dalam video itu, tampak arak-arakan tiga truk polisi yang dikawal kendaraan lain melesat di antara kerumunan warga.
Dalam video amatir warga di akun twitter @bukansemut_. Akun twitter penulis sekaligus aktivis perempuan Kalis Mardiasih sempat menulis kometar atas viseo ini. "Jangan sampai lolos lagi Polres Jombang." Tulisnya disertai emotikon acungan jempol.
Namun upaya penjemputan paksa ini dihadang para santri. Setelah bernegosiasi, para santri tetap menghadang petugas. Polisi kemudian mengamankan santri yang mencoba menghalangi uapaya jemput paksa.
“Ada dua orang kita amankan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, Kamis 7 Juli 2022.
Saat petugas kepolisian masuk ke pondok, ada ratusan santri menggelar doa bersama sehingga personel kepolisian tak bisa masuk.
Polisi memberikan waktu satu jam untuk para santri. Namun setelah satu jam berlalu, ratusan santri tidak bergeser. Polisi pun kemudian memaksa masuk untuk menangkap terduga pelaku pencabulan santri putri.
Upaya paksa ini mendapat perlawanan para santri. Sempat terjadi aksi saling dorong antara polisi dengan para santri. Polisi pun berhasil menerobos kerumunan.
Setelah masuk, polisi kemudian mengamankan tersangka MSAT dari dalam pondok. Polisi dengan pengawalan ketat membawa terduga pelaku pencabulan ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum. MSAT keluas mengenakan baju hitam dan peci hitam.
Baca Juga: Nelayan Kebumen yang Hilang Usai Kapalnya Terbalik Ditemukan Tewas di Tengah Laut
Berita Terkait
-
Polisi Sisir Area Pesantren Shiddiqiyyah Ploso Jombang Cari Keberadaan MSAT
-
Detik-detik Upaya Penangkapan Anak Kiai Jombang Tersangka Pencabulan Santriwati, Jalur Ploso-Ngimbang Tutup Total
-
Lawan Petugas saat Proses Penangkapan DPO Pencabulan Santriwati di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang, Dua Orang Diamankan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Huawei Watch GT 6 Pro: Smartwatch Premium dengan Baterai 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap
-
Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara
-
cashUP Perkuat Ekosistem UMKM Digital, Satukan Pembayaran, Pembiayaan, dan Teknologi
-
Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah, Raudi Akmal: Pengadilan Sudah Nyatakan Saya Tak Terlibat
-
Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Segmen Premium
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Beda Pompa Air Biasa dan Pompa Booster, Jangan Salah Pilih untuk Rumah Anda