PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Turiman (47), nelayan Kebumen yang sempat dinyatakan hilang usai kapalnya terbalik akibat diterjang ombak ditemukan tewas di tengah laut, Kamis 7 Juli 2022.
Turiman, warga Desa Srati, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen hilang terbawa arus Pantai Logending setelah kapal penangkap ikan yang dinaikinya bersama dengan Siswanto (47) warga Desa Pasir, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, terbalik dihantam ombak pada hari Selasa 5 Juli 2022.
Korban ditemukan di tengah laut, 5 Km ke arah selatan Pantai Logending, Kecamatan Ayah. Korban pertama kali ditemukan oleh Kasman (38) saat ia berangkat mencari ikan di laut.
Sekitar pukul 05.00 WIB, di tengah perjalanannya ia menemukan jenazah Turiman tengah mengambang. Lalu ia melaporkan ke Tim SAR Gabungan untuk dilakukan evakuasi ke daratan.
"Pagi tadi, korban sudah ditemukan. Namun dalam kondisi meninggal dunia," kata Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha, Kamis 7 Juli 2022.
Saat ini jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Polres Kebumen mengimbau kepada nelayan untuk selalu mengenakan life jacket saat menangkap ikan di laut.
Selama ini para nelayan mengabaikan mengenakan life jacket atau pelampung karena alasan gerah. Bukan hanya nelayan, para pemilik kapal wisata di Pantai Logending juga kembali diinginkan untuk selalu sedia pelampung sesuai jumlah penumpang yang diangkut.
"Sosialisasi untuk selalu mengenakan life jacket terus kita lakukan. Banyak sekali kecelakaan laut bisa tertolong karena mengenakan life jacket atau pelampung," ucapnya.
Berita Terkait
-
Seorang Nelayan Kebumen Hilang Usai Kapalnya Terbalik Dihantam Ombak di Pantai Logending
-
Truk Tabrak Pohon di Prembun Kebumen, 1 Orang Tewas
-
Miris Lansia Meninggal di Dekat Rel KA Kebumen, Polisi Nyari Keluarganya sampai Jawa Timur
-
Penipuan Berkedok Trading Crypto, Perempuan Asal Kebumen Raup Rp 200 Miliar dari 2.800 Korbannya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
HP Perkenalkan AI PC dan HP IQ, Siap Ubah Masa Depan Dunia Kerja
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Bitch x Rich Lanjut Season 3, Incar Miyeon (G)I-DLE sebagai Pemeran Utama
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar
-
Sesi Sambutan di Acara Resmi, Warisan Feodal yang Dianggap Normal