/
Senin, 11 Juli 2022 | 11:45 WIB
Apa itu Head to Head? Aturan yang Membuat Indonesia Tersingkir dari AFF meski Menang Besar

PURWOKERTO.SUARA.COM, Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF U-19 2022 meski menang telak dari Myanmar dengan skor 5-1. 

Gara-garanya adalah aturan Head to head yang diterapkan dalam Piala AFF U-19. 
Pelatih kepala Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong menilai aneh turnamen ini karena AFF masih memakai aturan head to head. 

Padahal aturan itu sudah tak  digunakan FIFA dan AFC. 

"Jadi, ketidaklolosan kami ke semifinal tidak masuk akal!" keta Shin dalam konferensi pers usai pertandingan Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar di Stadion Patriot Bekasi, Minggu (10/7/2022) malam dikutip dari suara.com.

Piala AFF U-19 memberlakukan aturan head-to-head jika ada tiga tim atau lebih yang memiliki poin sama di grup.

Di Grup A, regulasi head-to-head diaktifkan lantaran Timnas U-19 yang menundukkan Myanmar 5-1 pada laga terakhir, memiliki poin yang sama (11) dengan Vietnam dan Thailand. Sebab pada saat bersamaan, dua negara tersebut bermain imbang 1-1 di Stadion Madya, Jakarta.

Timnas Indonesia U-19 gagal melangkah ke semifinal karena kalah head-to-head karena hanya bermain 0-0 saat bertemu  Vietnam dan Thailand.

Shin Tae-yong menganggap aturan itu merugikan pihak Indonesia. 

Ia menyebut timnas Indonesia adalah tim yang paling subur di Grup A dengan mengantongi selisih gol +15 di klasemen akhir. Ini jauh lebih superior ketimbang Vietnam dan Thailand.

Baca Juga: Kandas di Piala AFF, Indonesia Punya Modal Bersinar di Piala Asia dan Piala Dunia

Timnas Indonesia U-19-- juga tidak pernah kalah dari lima laga Grup A. Garuda nusantara total membuat 17 gol di fase grup dan hanya kebobolan dua kali.

Pertandingan Vietnam vs Thailand juga terkesan kurang bergairah.  Kedua negara tersebut seperti tidak berniat untuk memenangkan pertandingan. 

Padahal, jika Thailand dan Vietnam saling mengalahkan, Indonesia dipastikan ke semifinal. Atau jika keduanya seri tanpa gol.

"Mungkin mereka takut dengan Indonesia. Mereka merasakan kekuatan sepakbola Indonesia semakin baik," sindir Shin.

Load More