PURWOKERTO.SUARA.COM Pada Minggu, 17 Juli 2022 gempa kembali guncang Kabupaten Pacitan dengan skala magnitudo 5,5 tepat pukul 16.13 WIB
Gempa yang berpusat dilaut sejauh 111 km barat daya Pacitan, Jawa Timur dikedalaman 10 km di dasar laut.
Selain itu, di Pangandaran terjadi gempa sebanyak dua kali pada Sabtu, 16 Juli 2022. Gempa yang pertama berskala M 4,4 dan gempa kedua terjadi tepat terjadi setelah berselang 24 menit dengan skala M 4,9.
Dari beberapa gempa tersebut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa gempa yang terjadi tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Mengutip dari laman esdm Tsunami adalah rangkaian gelombang laut yang mampu menjalar dengan kecepatan hingga lebih dari 900 km per jam, terutama diakibatkan oleh gempa bumi yang terjadi di dasar laut.
Namun, tidak semua gempa bumi yang terjadi di dasar laut dapat menimbulkan tsunami. Bergantung dengan letak pusat gempa dan kedalaman itu terjadi.
Lebih dalam lagi, Tsunami berasal dari bahasa Jepang “Tsu” yang berarti pelabuhan dan “Nami” yang berarti gelombang laut. Dari kata ini kemudian lahir istilah Tsunami yang anrtinya gelombang yang menghantam pelabuhan.
Untuk penyebab dari tsunami sendiri terdiri dari berbagai faktor, terutama tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi di dasar laut.
Selain itu, tsunami juga dapat terjadi akibat longsor di dasar laut, letusan gunung berapi yang berada di dasar laut, atau juga akibat jatuhnya benda langit seperti meteor.
Baca Juga: Beban Negara Miskin Kian Berat karena Inflasi, IMF Temui Jokowi untuk Sampaikan Ini
Lalu, bagaimana ciri gempa bumi yang dapat menyebabkan tsunami?
Nah ada dua syarat yang harus dipenuhi saat gempa bumi dapat mengakibatkan terjadinya Tsunami, yaitu:
Pusat gempa yang terjadi berada di dasar laut
Kedalaman dari pusat gempa kurang dari 60 km
Jika keduanya terpenuhi dan terdapat imbauan dari BMKG maka ikuti arahan dari pemerintah setempat.
Berikut cara yang dapat dilakukan untuk menghindari tsunami, yaitu:
Jika berada di sekitar pantai, terasa ada guncangan gempa bumi dan air laut surut secara tiba-tiba hingga dasar laut terlihat, segeralah lari menuju ke tempat yang lebih tinggi (bukit atau bangunan tinggi)
Jika sedang berada di tengah perahu atau kapal dan mendengar telah terjadi Tsunami, jangan dekatkan perahu atau kapal ke arah pantai. Arahkan perahu menuju laut.
Jika gelombang pertama telah datang dan surut kembali, jangan turun ke daerah yang lebih rendah. Biasanya akan terjadi gelombang berikutnya.
Jika seluruh gelombang dirasa telah mereda maka lakukan pertolongan pertama kepada korban yang berada di sekitar pantai. (Citra Safitrah)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Kotak Amal Masjid Bergiliran Dibobol, Uang Sedekah Jamaah Jadi Incaran Pencuri di Lahat
-
Review Jack Ryan: Ghost War, Saat Sang Agen Menghadapi Musuh Masa Lalunya
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Bukan Arab Saudi apalagi Qatar, Kepulangan 4 Tim Ini Bikin Greget Piala Dunia 2026 Jadi Berkurang
-
Sumur Minyak Rakyat Ilegal di Muba Kembali Terbakar, Kenapa Kebakaran Terus Berulang?
-
Feng Shui Rumah Menghadap Barat, Begini Cara Menatanya Biar Hoki
-
10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Relate Sama Korban HTS, Ini Makna Nyesek di Balik Lagu 'Tak Sampai Mekar'
-
Torehkan 11 Gol, Harry Kane Jadi Top Skor Sepanjang Masa Inggris di Piala Dunia