PURWOKERTO.SUARA.COM, BALI - Pemerintah Provinsi Bali mengaku siap menyediakan ekosistem yang mendukung pasar atau penjualan kendaraan listrik untuk mempercepat transisi menuju energi bersih dan terbrukan.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, dukungan itu telah diberikan sejak sekitar 2019, melalui beberapa regulasi dan peraturan teknis yang mendorong percepatan peralihan dari energi fosil ke energi baru dan terbarukan.
“Provinsi Bali satu-satunya daerah yang memiliki regulasi memadai untuk hal ini. Kami mulai dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Rencana Umum Energi Daerah. Di situ esensinya energi ramah lingkungan,” ujarnya yang dikutip dari Antara pada Minggu (24/7/2022).
Dewa melanjutkan, Gubernur Bali I Wayan Koster juga mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 45 Tahun 2019, khusus tentang energi bersih.
Ia menerangkan, peraturan teknis terkait hal itu di Provinsi Bali sangat banyak, hingga surat edaran berisi ajakan dan imbauan bagi berbagai elemen, terutama industri, untuk secara bertahap menuju penggunaan energi bersih.
"Dari berbagai regulasi yang ada, Bali sebenarnya telah menciptakan ekosistem yang dapat mendukung tumbuh kembangnya pasar penjualan kendaraan listrik," ungkap Dewa.
Maka dari itu, imbuhnya, khusus kepada pelaku industri kendaraan berbasis listrik, Bali bisa menjadi pasar yang baik ke depan karena ekosistemnya sudah diciptakan, komitmen pemerintah daerahnya sangat kuat. Menurutnya, transportasi menjadi salah satu sektor krusial untuk mempercepat peralihan menuju energi bersih.
Menurutnya, transportasi adalah salah satu sektor yang sangat penting untuk memulai penggunaan energi bersih. Oleh karena itu, Pemprov Bali juga konsisten mendukung upaya PT PLN (Persero) menambah stasiun pengisian daya kendaraan listrik (SPKLU) dan memperluas jangkauan sarana itu melalui layanan serba ada (one stop service) EVDS yang tersedia di aplikasi PLN Mobile.
"Pemerintah Provinsi Bali memberi apresiasi dan dukungan sekuat-kuatnya (kepada PLN) untuk terus mengembangkan infrastruktur yang memadai dalam rangka pengembangan kendaraan motor listrik berbasis baterai," pungkas Dewa. (Arif KF)
Baca Juga: Labfor Polri Periksa CCTV dan HP Brigadir J
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Waspada Kanker hingga Gagal Ginjal! Sudinkes Jaktim Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Jadwal Balap MotoGP Spanyol 2026: Menanti Aksi Pembalap Indonesia Veda Ega Raih Podium Lagi
-
Viral Curhatan Kakak: Banting Tulang Demi Biayai Kuliah, Adik Malah Hamil di Luar Nikah
-
Kenapa 22 April Diperingati Jadi Hari Bumi? Ini Sejarah Panjangnya
-
Review Orang-Orang Bloomington: Menguliti Kesepian di Balik Wajah Manusia
-
Cara dan Biaya Balik Nama Mobil Bekas Antar Provinsi, Simak Syarat dan Rinciannya
-
Gibran soal Pernyataan Peran Jusuf Kalla di Karier Jokowi: Beliau Teladan Kita Semua
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako
-
8 Cara Cek PIP Lewat HP yang Mudah Anti Ribet