PURWOKERTO.SUARA.COM Belum lama ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir beberapa aplikasi atau situs lokal maupun internasional karena belum terdaftar Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat. Kebijakan tersebut tentu mendapat protes dari warganet yang menuangkan kekecewaannya di Twitter hingga sempat menjadi trending topic Twitter.
Beberapa waktu lalu aplikasi dan situs yang sempat diberhentikan oleh Kominfo diantaranta Yahoo, Dota, Steam dan Paypal. Hal tersebut tentu sempat menuai protes dari masyarakat. Meski saat ini, Kominfo menginformasikan aplikasi tersebut telah terdaftar dan dibuka kembali aksesnya.
Kebijakan mengenai aturan soal PSE Lingkup Privat sesuai dengan Permenkominfo No.5 tahun 2020. Sama seperti pemblokiran, beberapa pasal di Permen tersebut pun mendapat protes dari masyarakat.
Untuk mengecek aplikasi atau situs yang terdaftar di Kemenkominfo, Masyarakat bisa melakukan secara mandiri. Berikut cara untuk mengeceknya.
1. Buka halaman PSE Kominfo https://pse.kominfo.go.id/home.
2. Pada tampilan halaman depan, ada dua pilihan, yaitu ‘daftar PSE Domestik’ dan ‘daftar PSE Asing’. Pilih salah satu yang ingin dicek.
3. Situs kemudian akan menampilkan halaman sistem elektronik yang sudah terdaftar.
4. Pengguna bisa mencari aplikasi yang ingin dicek di halaman demi halaman.
5. Apabila ingin mengecek aplikasi atau situs yang diblokir sementara, bisa masuk ke halaman ‘SE Dihentikan Sementara’
Baca Juga: Cara Unik Warga Karangpucung Kritik Pemkab Banyumas Melalui Momen HUT Kemerdekaan RI
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kapal Tenggelam di Selayar Angkut 74 Penumpang
-
Novel Ketika Senja Jatuh di Nara: Kisah Keserakahan dan Luka Masa Lalu
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global
-
Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan
-
Tips Memilih Lipstik untuk Bibir Kering, Biar Tetap Nyaman dan Gak Pecah-Pecah
-
DPR Siapkan Panja Khusus Awasi Program MBG, Ini Alasannya
-
Gelap Mata karena Tunangan Digoda: Sabetan Samurai Pemuda Lumajang Berakhir 12 Jahitan