PURWOKERTO.SUARA.COM, MALANG - Fenomena cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat dan disertai angin kencang menerjang tiga kecamatan di Kota Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (13/8) pukul 15.30 WIB.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat, wilayah yang terdampak meliputi Kelurahan Kasing dan Kelurahan Baring di Kecamatan Klojen. Kemudian Kelurahan Kebonsari, Kelurahan Gadang dan Kelurahan Ciptomulyo di Kecamatan Sukun serta Kelurahan Sawojajar di Kecamatan Kedungkandang.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menerangkan, peristiwa itu menyebabkan permukiman warga mengalami kerusakan di bagian atap dan beberapa pohon tumbang akibat tersapu angin kencang.
"Hasil kaji cepat didapatkan data kerusakan rumah ada sebanyak 48 unit termasuk 1 pondok pesantren dan 4 gedung sekolah," ujarnya dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (14/08/2022).
Muhari menjelaskan, laporan visual yang diterima Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) beberapa rumah mengalami kerusakan hingga hilang atap. Laporan visual yang lain juga memperlihatkan beberapa struktur di teras rumah roboh rata dengan tanah dan sejumlah pohon mengalami patah batang dan ranting hingga ambruk mengenai rumah.
Di samping itu, reruntuhan rumah yang terdampak mengenai warga. Akibatnya 2 warga mengalami luka ringan dan 2 luka sedang. BPBD Kota Malang telah membantu evakuasi warga yang mengalami luka sedang untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Tentara Soepraoen.
Selain membantu evakuasi warga terdampak, BPBD Kota Malang beserta tim gabungan juga memberikan bantuan berupa terpal dan membantu membersihkan puing reruntuhan rumah serta pohon tumbang.
"Adapun kondisi per hari ini Minggu (14/7), warga mulai bergotong-royong membersihkan puing dan menata kembali rumah mereka yang terdampak angin kencang," terang Muhari.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi peringatan dini yang menyatakan hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di wilayah Kota Malang hingga Senin (15/8). BMKG juga menyatakan wilayah Jawa Timur dalam status ‘waspada’ terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai angin hingga beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Proses Pembangunan Masjid MBZ di Solo dalam Tahap Finishing
Menyikapi hal itu, lanjut Muhari, maka BNPB mengimbau kepada masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.
"Upaya seperti monitoring lereng perbukitan, susur sungai dan pembersihan aliran sungai dan kanal sera irigasi agar dilakukan secara berkala untuk memininalisir potensi bencana susulan yang dapat dipicu oleh faktor cuaca dan kondisi tata ruang lingkungan," ungkpanya.
Muhari menambahkan, kegiatan pemangkasan cabang dan ranting pohon di jalan-jalan utama maupun di wilayah permukiman padat penduduk agar dilakukan bersama, termasuk pengawasan kabel jaringan listrik dan komunikasi serta baliho maupun spanduk di perkotaan.
Ia menyarankan, apabila terjadi hujan dalam durasi lebih dari satu jam, maka masyarakat yang tinggal di bantaran sungai atau di lereng gunung maupun tebing agar mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.
"Pastikan memperoleh perkembangan informasi terkait peringatan dini cuaca dari BMKG dan informasi mengenai penanggulangan bencana dari BNPB, BPBD, TNI, Polri dan lintas instansi lainnya," tutup Muhari. (AKF)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Viral Istri Maling Motor Histeris Suaminya Ditembak Mati Polisi
-
5 HP Baru 2026 Siap Usung Baterai 10.000 mAh: Ada Ponsel Midrange Redmi dan Oppo
-
Ramai-Ramai Tukar Rupiah ke Dolar, Seberapa Efektif Amankan Tabungan?
-
Purbaya Bantah Isu Banyak Perusahaan Bangkrut Gegara Ekonomi Lesu, Ini Buktinya
-
The Judge from Hell Lanjut Musim 2, Dijadwalkan Rilis pada 2027!
-
Manggala Agni Masih Berjibaku Padamkan Karhutla Riau di Sejumlah Titik
-
Menanti Magis Ralf Rangnick: Mampukah Timnas Austria Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2026?
-
An Se-young Pertahankan Gelar Indonesia Open 2026, Rahasianya Bukan Target Juara
-
Orang Utan Kalimantan Jennifer dan Hayato 'Menikah', Resepsi Unik Digelar di Jepang
-
Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!