PURWOKERTO.SUARA.COM, YOGYAKARTA - Panen Apa Hari Ini (PARI) Menggelar Pameran bertema 'Menjelajahi kelompok tani Jogja X Fukuda'. Hal tersebut untuk memperkenalkan sumber pangan dan praktik pertanian antar kedua wilayah.
Diketahui, dalam pameran tersebut juga turut mengajak kelompok tani Kota Yogyakarta seperti Melati Green Purbayan, Shinta Mina Pilahan, dan beberapa petani dari Fukuda, Jepang.
Pengagas PARI, Anang Saptoto mengatakan, proses perkenalan ini telah dilakukan sejak bulan Juli lalu, dimana terjadi pertemuan secara daring yang membawa pada percakapan dan pertukaran informasi.
perkenalan antara petani Kota Yogya dan Fukuda ini, lanjutnya menggunakan metode yang diproses melalui pendekatan artistik, seperti praktik desain, fotografi, video, dan peristiwa.
"Berbagai media tersebut berfungsi untuk mempromosikan sekaligus mendiskusikan seluruh proses interaksi antara kedua kelompok masyarakat tersebut," bebernya di Cemeti Institut for art and society, siaran tertulisnya.
Dalam pameran ini para pengunjung juga diajak tour secara virtual, jadi para pengunjung yang berada di Cemeti Institut for art and society juga bisa merasakan atmosfer pemeran yang ada di Fukuda Jepang, begitu sebaliknya.
Bagi pengunjung yang tertarik mengunjungi pameran ini, pameran ini dibuka mulai 6 Agustus hingga 3 September 2022. Buka pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB tiap hari selasa sampai Sabtu.
Sebagai informasi, PARI adalah sebuah inisiatif yang didirikan pada tahun 2020 sebagai upaya untuk memahami distribusi produk pertanian di Yogyakarta, Indonesia.
Awalnya PARI merupakan respon terhadap masalah distribusi hasil produksi ke kota karena pandemi, kemudian berkembang menjadi platform yang menghubungkan praktik seni dengan pertanian.
Setiap kegiatan dikembangkan melalui kerjasama antara seniman dan mahasiswa seni, produsen makanan, penggemar pertanian, atau siapa saja yang tertarik dengan masalah kedaulatan pangan dan resolusi berbasis masyarakat. (Arif KF)
Baca Juga: Kemenparekraf Gelar Famtrip bagi Para Infuencer India, Ini Alasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati