PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA- Pengungkapan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo di komplek rumah Polri, Duren Tiga Jakarta Selatan tak lepas dari campur tangan Menko Polhukam Mahfud MD. Ia serius mengawal penanganan kasus itu hingga kerap dimintai keterangan oleh awak media untuk menyikapi perkara tersebut.
Hingga kasus itu berhasil diungkap terang benderang oleh penyidik Bareskrim Polri. Skenario palsu yang sempat dirilis Kepolisian akhirnya terbongkar.
Pembohongan publik itu akhirnya menjadi bumerang sendiri bagi Ferdy Sambo cs hingga mereka ditersangkakan dengan dugaan Obstruction of justice. Babak baru pengungkapan kasus itu pun dimulai, dari awalnya kasus baku tembak dengan terlapor Brigadir J menjadi kasus pembunuhan berencana dengan Brigadir J sebagai korban.
Mahfud MD mengungkakan, andai tidak ada yang vokal terhadap pengungkapan kasus itu hingga menjadi perhatian publik, ada dua kemungkinan ujung dari pengungkapan perkara itu.
Kemungkinan pertama, kata Mahfud, perkara itu tidak bisa dibuka atau sengaja ditutup hingga kejahatan tak terungkap (dark number). Kemungkinan kedua, penyidikan kasus itu disetop. Sebab yang disidik penyidik awalnya adalah dua laporan yang dilaporkan oleh Polres Jaksel, yaitu dugaan percobaan pembunuhan oleh Brigadir J, serta dugaan pelecehan seksual yang juga dituduhkan ke Brigadir J.
Penyidikan atas dua laporan itu bisa ditutup karena tersangka sudah meninggal dunia. Sehingga kasus yang sebenarnya, yakni pembunuhan berencana tertutup.
“Skenario itu berjalan. Kita sadar sekarang, kalau perkara itu gak diteriakin, skenario pertama yang berjalan, jadi dark number,"katanya
Sampai ia pulang dari Madinah, Mahfud mengaku semua orang masih masuk perangkap skenario palsu yang menyebut kejadian itu adalah baku tembak yang dibumbui kasus pelecehan seksual.
Ia melihat Kompolnas pun sempat kena “prank” Ferdy Sambo cs terkait kronologi kejadian itu. Hingga ia berkoordinasi atau diskusi bersama Polri mengenai perkara itu.
Baca Juga: Diusulkan Jadi Capres NasDem, Ganjar Pranowo Enggan Tanggapi Pertemuan Puan dan Surya Paloh
Puncaknya, Polri akhirnya menghentikan penyidikan dua kasus, dugaan percobaan pembunuhan dan pelecehan seksual yang sebelumnya sudah masuk tahap penyidikan. Ini, kata Mahfud, dilakukan setelah beberapa hari sebelumnya Ferdy Sambo memberikan pengakuan. Ditambah pengakuan Bharada E yang menembak atas suruhan FS.
Sejak saat itu Bareskrim Polri fokus mengusut dugaan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.Satu persatu pihak yang terlibat dalam perkara itu ditersangkakan, termasuk Irjen Ferdy Sambo dan menyusul kemudian istrinya, Putri Candrawathi yang sebelumnya, pada skenario pertama, disebut sebagai korban pelecehan seksual.
“Skenario awal ditutup. Kita bersyukur akhirnya clear,”katanya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Terkini
-
Jaga Daya Beli Pasca Lebaran, Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026
-
Program Mudik Gratis BUMN 2026, BNI Fasilitasi Keberangkatan 7.000 Pemudik
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Proyek Halte BRT "Berantakan", Dishub Jabar Langsung Turun Tangan
-
5 Trik Ampuh Temukan SPKLU Terbaik di Jalur Mudik 2026, Bisa Hemat Waktu
-
International Women's Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif Bagi Perempuan
-
Mudik Anti Panik, Ini 5 Solusi saat Saldo e-Toll Habis di Gerbang Tol
-
Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur
-
Purbaya Tetap Pede Target IHSG 'To the Moon' 10.000 Tercapai di Akhir Tahun