PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP- Loka POM di Kabupaten Banyumas menyita Obat Tradisional Ilegal senilai lebih dari Rp 63 juta di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Rabu (31/07).
Penggerebekan sarana produksi tersebut dilakukan tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Loka POM di Banyumas didampingi Petugas Polsek Kroya dan Kepala Desa setempat.
Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 8 jenis produk jadi, 1 jenis produk setengah jadi, 12 jenis kemasan, 6 jenis bahan baku dan 2 jenis alat produksi.
“Kami mendapat laporan dari warga sekitar jika di lokasi tersebut terdapat aktiviitas produksi obat tradisional illegal,”kata Plh. Kepala Loka POM di Kabupaten Banyumas, Winanto
Barang bukti tersebut akan diuji untuk memastikan ada tidaknya kandungan bahan kimia obat.
Barang bukti itu diamankan di kantor Loka POM. Karyawan sarana produksi tersebut akan diperiksa sebagai saksi untuk selanjutnya diproses secara hukum jika ada pelanggaran.
Badan POM melalui Loka POM di Kabupaten Banyumas senantiasa mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati sebelum mengonsumsi obat tradisional.
Selalu ingat Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa) sebelum membeli atau menggunakan obat tradisional. Pastikan kemasan dalam kondisi baik, baca informasi produk yang tertera pada labelnya, pastikan produk memiliki Izin edar Badan POM, dan belum melebihi masa kedaluwarsa.
Baca Juga: Bursa Transfer Ditutup, Ini Klub Liga Inggris Paling Boros Belanja Pemain
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
-
Detik-Detik Terakhir Yai Mim sebelum Meninggal di Polrestabes Malang: Pamit Tidur, Lalu Berpulang
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Sinopsis The King's Warden, Film Terlaris ke-2 di Box Office Korea
-
Industri Kendaraan Komersial Masih Hadapi Tantangan Meski GIICOMVEC 2026 Diklaim Sukses Besar
-
Gagal Samai Rekor Clean Sheet Yoo Jae Hoon di Pekan 27, Teja Paku Alam Santai
-
5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming