PURWOKERTO.SUARA.COM – Pelaksanaan Dieng Culture Festival 2022 dimulai hari ini. Sebagaimana rencana, hajatan itu akan berlangsung dua hari pada 2-3 September 2022.
Bagi kalian yang sudah mendapat tiket dan dapat menyaksikan secara langsung gelaran Dieng Culture Festival 2022 tentu tidak lengkap jika berkunjung ke acara tersebut tanpa membawa oleh-oleh khas Dieng.
Jadi selain melihat rangkaian acara, seperti aksi Dieng Bersih, pentas seni, penerbangan lampion, Jazz Atas Awan, kirab budaya, jamasan dan pencukuran rambut gimbal anak Dieng. Oleh karenanya agar kunjungan wisata kalian bisa paripurna perlu reverensi buah tangan dari Dieng.
Berikut ini lima rekomendasi oleh-oleh khas Dieng yang populer dan cocok dibawa pulang untuk buah tangan.
1. Carica
Oleh-oleh khas Dieng yang paling populer dan sering dibawa pulang wisatawan saat sedang berkunjung ke Dieng adalah Carica, yakni salah satu jenis kudapan yang berasal dari buah Carica yang mirip dengan pepaya gunung.
Namun wisatawan bukan membawanya dalam bentuk buah, tapi oleh oleh khas Dieng Carica ini dikemas menjadi sebuah minuman baik menggunakan cup atau botol, untuk mempermudah dibawa kemana-mana.
Minuman menyegarkan ini sangat mudah ditemui di pusat oleh-oleh dan untuk harganya cukup bervariasi mulai dari Rp 22 ribuan saja.
2. Sagon
Salah satu oleh-oleh khas Dieng yang populer lainya adalah sagon. Buah tangan ini terbuat dari sagu yang dicampur dengan gula dan parutan kelapa.
Untuk variasinya, biasa ditambahkan pewarna buatan agar warnanya lebih menarik. Setelah bahan tercampur rata, kemudian dipanggang diatas bara api. Aroma dari panggangan ini dijamin menggungah selera anda.
Baca Juga: Tips Beli Produk Fashion di Online Shop Anti Kena Tipu
Kuliner tradisional ini biasanya berbentuk tebal dan bulat, tetapi ada juga yang membentuknya seperti gulungan opak gambir. Meskipun berbeda warna dan bentuk, tetapi penjual sagon ini tidak mengubah cita rasanya.
3. Teh Tambi
Memiliki wilayah pegunungan membuat Dieng memiliki hamparan kebun teh nan luas. Teh tambi bisa menjadi pilihan menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Teh ini merupakan minuman khas Dieng yang nikmat.
Terbuat dari bahan teh berkualitas tinggi yang tumbuh di dataran tinggi. Warna dan aroma teh tambi yang kuat didapat dari serbuk teh unggulan yang diproses secara higienis.
Dijual di beberapa toko oleh-oleh di sekitar Dieng dengan harga yang cukup murah. Menikmati Dieng Culture Festival 2022 akan lebih lengkap sambil mencoba teh tambi, apalagi jika dibawa pulang.
4. Dendeng Gepuk
Seperti pada kuliner lainnya, Dendeng merupakan daging sapi yang dipotong tipis dan lemaknya dibuang, kemudian dibumbui dan dikeringkan. Kuliner ini merupakan salah satu makanan yang diawetkan.
Oleh karenanya sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Dieng. Harga produk ini juga tidak mahal walau terbuat dari sapi, berkisar antara Rp.90 ribu hingga Rp.140 ribu. Dendeng gepuk memiliki cita rasa yang lezat dan cocok dimakan dengan nasi hangat.
Masyarakat asli daerah ini merekomendasikan untuk melengkapi dua kombinasi dengan tambahan sambal bajak yang gurih dan pedas. Selain enak, makanan tersebut juga mengenyangkan dan cocok dilidah. Anda bisa dengan mudah mendapatkannya di toko oleh-oleh.* (ANIK AS)
Tag
Berita Terkait
-
Kembali Digelar Setelah Pandemi, Berikut Susunan Acara Dieng Culture Festival (DCF) LENGKAP!
-
Pengasuh Ponpes di Banjarnegara Sodomi 7 Santri, Polisi: Tersangka Suka Anak Laki-laki yang Putih, Bersih dan Ganteng
-
Istri Hamil Tua, Pengasuh Pondok Pesantren di Banjarnegara Tega Sodomi 7 Santri Putra di Bawah Umur
-
Fakta Desa Dieng Kulon Tempat Penyelenggaraan DCF, Desa Tertinggi Diselimuti "Salju" yang Makmur Warganya
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah
-
Dikenal Couple Goals, Vilmei Resmi Umumkan Putus dari Willie Salim Setelah 6 Tahun Bersama
-
Dorohedoro Season 3 Resmi Digarap, MV untuk Lagu Zettai MUST Danmen Dirilis
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Executive Talk: Strategi SiCepat Hadapi Tantangan Industri Logistik 2026
-
Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri