PURWOKERTO.SUARA.COM, Ketua DPRD Kabupaten Lumajang Anang Ahmad Syaifudin akhirnya mengundurkan diri buntut tidak hafalnya dia melafalkan teks Pancasila di hadapan mahasiswa.
Video Ketua DPRD Anang Ahmad Syaifudin viral usai dia tidak mampu melafalkan teks Pancasila secara sempurna. Ia bahkan gagal melafalkan sila keempat meski sudah diulang.
Namun kegaduhan itu, ia sendiri yang harus mengakhiri. Anang berani memertanggungjawabkan kejadian yang tidak pantas dialami pejabat publik itu.
Sebelum memulai Rapat Paripurna yang terakhir ia pimpin, Anang menyampaikan pengunduran dirinya.
“Saya atas nama pribad, Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, ingin menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Lumajang, khususnya anggota DPRD dengan insiden tidak hafalnya saya melafalkan teks Pancasila,”katanya
Tidak hafal teks Pancasila memang tidak menggugurkan seorang menjabat posisi penting di pemerintahan. Insiden seperti ini bisa juga dialami pejabat lain dengan berbagai faktor. Namun, Anang tidak mau berdebat soal itu. Apapun keadaannya, ia merasa kejadian itu tidak pantas dialami Ketua DPRD dimanapun berada.
Ia ingin cepat mengakhiri kegaduhan ini. Dengan hati sangat menyesal, Anang memilih mundur sebagai pimpinan DPRD Lumajang.
“Apapun keadaan saya, saya merasa itu tidak pantas dilakukan atau terjadi pada ketua DPRD dimanapun. Saya dengan hati yang sangat menyesal mengundurkan diri dari Ketua DPRD,”kata Anang dengan nada sedikit bergetar
Keputusannya ini, katanya, juga untuk menjaga marwah DPRD Lumajang Ia juga ingin menjadikan momentum ini sebagai pembelajaran untuk semua pemimpin di negeri ini.
Baca Juga: Luis Milla Ungkap Pemain Kunci di Balik Kemenangan Persib di Kandang Singo Edan
“Ucapan maaf tak terhingga kepada seluruh masyarakat, DPRD dan pemerintah,”katanya
Video Ketua DPRD Lumajang tak hafal Pancasila viral di jagat media sosial. Rekaman video memperlihatkan sosok diduga Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Anang Akhmad Syaifuddin, yang berdiri di sebuah ruangan yang dihadiri para mahasiswa.
Anang memimpin pengucapan Pancasila yang diikuti oleh para peserta yang hadir dalam ruangan tersebut.
Ia awalnya lancar saja mengucapkan sila persila Pancasila. Namun ketika melafalkan sila keempat, Ketua DPRD Lumajang itu mulai tidak lancar. Ia bahkan salah mengucapkan sila keempat.
"Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam kebijaksanaan dan permusyawaratan.”
Sontak salah ucap Ketua DPRD itu membuat geger seisi ruangan.
“Salah, huuuu,”teriak salah seorang hadiri di ruangan itu
Ketua DPRD Lumajang itu sempat memberikan alasan kepada salah satu peserta yang bersuara dengan mikrofon. Namun pernyataannya langsung dibantah. Ia menyebut Anang tak perlu beralasan. Ia juga mengkaitkan kejadian itu dengan istilah penistaan Pancasila.
Ketua DPRD Lumajang sempat mengulang kembali memimpin pengucapan Pancasila. Ia terlihat lebih meyakinkan. Namun meski diulang, ia tetap tidak mampu menghafal sila keempat Pancasila.
Setelah mengucap sila pertama, kedua dan ketiga lancar, ia kembali salah saat melafalkan sila keempat.
“Kerakyatan yang dipimpin dalam permusyawaratan”
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Gila! Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Indonesia Adalah Agama Karena Fans Sangat Fanatik Sekali
-
Nama Wardatina Mawa Tak Disebut di Permintaan Maaf Inara Rusli, Dinilai Terlalu Gengsi
-
Kondisi Rumah Gadang di Sumbar Memprihatinkan, Perlu Dipugar Agar Tak Hilang Ditelan Zaman
-
Polda Jatim Tertibkan Truk dan Bus di Lajur Kanan Tol, Ini Alasannya
-
Joan Laporta Blak-blakan Bakal Bongkar Nama-nama Wasit yang Suka Rugikan Barcelona
-
The Sultan Hotel & Residence Jakarta Gelar Exclusive Iftar Gathering "Ramadan Cita Rasa Sultan"
-
Sering Ngantuk Saat Riding di Bulan Puasa? Lakukan 3 Hal Simpel Ini Agar Tetap Aman
-
Bareskrim Angkut Isi Toko Emas di Nganjuk, Telusuri TPPU Hasil Tambang Ilegal Kalbar
-
Tasya Farasya Bongkar Rahasia Konten Viral Spill Skincare, Dinilai Matikan Rezeki Kreator
-
Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah