PURWOKERTO.SUARA.COM, Konten horor nyatanya banyak disukai masyarakat. Bukan hanya film layar lebar, kanal media sosial, misal youtube pun banyak menyediakan konten horor. Bahkan, tak jarang yang melakukan siaran langsung (live) terhadap peristiwa horor. Biasanya itu dilakukan di tempat-tempat yang dianggap angker, misal bangunan kosong.
Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan aksi penggerebekan warga terhadap sekelompok content kreator di Kebumen. Peristiwa itu diketahui berada di bekas bangunan RSUD Kebumen.
Dari penggerebekan itu terungkap konten yang diunggah ke Youtube itu adalah settingan (bukan kenyataan). Dalam video yang diunggah @banyumas24 jam itu, terdengar seorang tengah memarahi sejumlah orang yang tertunduk dengan logat Banyumasan (ngapak).
Ia membongkar kegiatan pemuda-pemuda itu yang menyetting peristiwa horor di tempat itu. Ia juga menunjukkan beragam properti, di antaranya pocong buatan dengan wajah mengerikan.
Ia juga menginterogasi content creator di tempat itu yang mengaku dari Kabupaten Cilacap.
“Kiye poconge agi njagong. Pak kie anu kepriwe pak, aja gawe cerita sing ora-ora lah. Film apa wong sampean live youtube lho. Acara apa kaya kiye, kiye meresahkan, sumpah kiye meresahkan Kebumen.”
“Ini pocongnya lagi duduk. Pak ini gimana pak, jangan membuat cerita yang tidak-tidak. Film apa, kamu live youtube kok. Acara apa ini, ini meresahkan, meresahkan Kebumen.”
Pria itu masih meneruskan interogasinya ke content creator. Rombongan itu pun tak bicara banyak. Kecuali diam, dan hanya sesekali menjawabi pertanyaan warga itu. Seorang dari rombongan itu berdalih pihaknya sudah izin ke Ketua RT setempat terkait acara ini.
“Kiye ngawur. Kiye alur ceritane ora bener. Sing bener bae lah, jare kancane ilang. Mongo live tapi sing serius, aja seting-settingan. Rika meresahkan lho. Tolong warga Kebumen ngene ngumpul. Konyol temen. Ora sportif dolanan live-live an.
Baca Juga: Heboh Awan Serupai Lafaz Allah Muncul di Langit Aceh
Dudu masalah ijin pak RT, kiye mereshkan mas, seolah-olah menakut-nakuti Kebumen.”
(Ini ngawur. Ini alur ceritanya tidak benar. Yang benar saja. Silakan live, tapi yang serius, jangan setting-settingan. Kamu meresahkan. Tolong warga Kebumen kumpul kesini. Konyol. Tidak sportis main live-live an. Tidak masalah izin RT, ini meresahkan, seolah-olah menakut-nakuti Kebumen).
Unggahan itu pun dibanjiri banyak komentar hingga viral. Sebagian tidak kaget dan sudah hafal dengan konten horor di Youtube yang hanya settingan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029
-
Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu
-
Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029
-
Berkebun di Kota Kini Lebih Hemat, Panel Surya Jadi Solusi untuk Urban Farming
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'
-
Dunia Peanuts Jadi Nyata! Snoopy Siapkan Pengalaman Seru untuk Keluarga dan Penggemar Animasi
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi
-
Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus
-
Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi