PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Kasih ibu kepada anak sepanjang masa. Ungkapan itu benar adanya. Setiap orang tua menginginkan anaknya menjadi pribadi baik, saleh atau salehah. Namun seringkali anak tidak menyadarinya.
Alih-alih menurut, tak jarang anak yang membangkang atau menyakiti orang tuanya. Namun penyesalan akan datang belakangan. Setelah orang tua tidak ada. Kesempatan untuk membalas budi dan berbuat baik langsung kepada orang tua sudah tidak bisa lagi dilakukan.
Penyesalan ini pula yang dialami seorang anak di Kabupaten Banjarnegara. DR, seorang preman di Banjarnegara langsung mendatangi kuburan ibunya. Ia bersujud di makam ibunya yang sudah meninggal.
Ia menangis sejadinya dengan durasi lama. DR meronta. Ia memeluk nisan bertuliskan nama ibunya. Ia seperti menyampaikan penyesalan dan meminta maaf mendalam di hadapan ibunya.
Peristiwa itu diketahui oleh seorang kyai, Hambali. Ia mengaku tak pernah melihat orang menangisi orang tuanya dengan penuh penyesalan seperti itu.
“Menangisnya lebih dari setengah jam. Saya baru melihat orang menangis sampai seperti itu,”katanya
Hambali mengenal betul pria itu. Ia sempat menyampaikan kepada pria itu, anak masih bisa berbuat baik kepada orang tua meski sudah meninggal, di antaranya dengan cara mendoakannya, atau menziarahi kuburannya.
Kepada Hambali, DR menyampaikan penyesalannya mendalam karena belum bisa membahagiakan orang tuanya saat masih hidup. Saat orang tuanya masih hidup, ia bahkan menyiakannya.
Ia menolak perintah orang tua untuk mengaji dan menjadi pribadi baik sesuai harapan orang tua. Sebaliknya, DR justru terjerumus dalam pergaulan bebas hingga hobi minum minuman keras.
Baca Juga: Shin Tae Yong Ungkap Strategi Turunkan Marselino di Babak Kedua Lawan Vietnam, Kejutan!
“Dia sudah mulai insaf,”katanya
Tim U-20 Indonesia akhirnya lolos ke babak putaran final Piala AFC U-20 2023 di Uzbekistan. Ini setelah Garuda Nusantara berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 3-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (18/9).
Tiga gol kemenangan tim U-20 Indonesia dicetak oleh Marselino Ferdinan di menit ke-60, Muhammad Ferrari menit ke-82, dan Rabbani Tasnim menit ke-85'.
Pelatih Shin Tae-yong bangga dengan kerja keras anak asuhnya. Apalagi, timnas mampu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal 1-2 menjadi 3-2.
Di antara kunci kesuksesan itu, ia menilai para pemain sangat percaya diri sejak laga dimulai.
“Namun, saya mengakui kalau para pemain belum bisa fokus sepanjang laga sehingga lawan sempat membalikkan keadaan sebelum kami membalikkan skor lagi jadi 3-2," kata Shin Tae-yong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan
-
AI Berpotensi Perkuat Industri Keuangan Syariah
-
Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa
-
Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang
-
Emiten UVCR Perluas Distribusi Voucher Digital, Sasar Mobile Banking
-
4 Ide OOTD Boyfriend Material ala Yunho ATEEZ, Bikin Look Auto Charming!
-
Spanyol Dominan, Portugal Mengandalkan Ronaldo: Siapa yang Bakal Menang?
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Radius Bahaya 3 Km dari Pusat Erupsi