PURWOKERTO.SUARA.COM – Malam Jum’ta adat disebagian wilayah di Jawa Tengah tidak jauh dengan tradisi ziarah makam. Ini merupakan salah satu bentuk budaya atau adat istiadat bagi sebagian masyarakat yang mafhum ditemui.
Ziarah makam bisa dilakukan dengan mengunjungi makam wali, para ulama atau bisa juga ke makam keluarga. Lalu bagai mana saat kalian menghabis kan waktu saat berada di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah.
Kira-kira ziarah makam kemana saja yang bisa kalian tuju ketika berada di Kabupaten Banyumas. Berikut rekomendasi tempat ziarah makam saat kalian berkesampatan berkunjung ke sini.
Berada di Desa Karangwelas Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas lokasi makam ini berada di jalur masuk berjarak 500 meter arah utara dari Jalan Raya Karanglewas. Saat menuju komplek makam kalian bisa melalui jalan lingkar Karang Lewas dengan suasan yang asri.
Di komplek pemakaman Syekh Makhdum terdapat tiga makam lain yang bisa kalian kunjungi. Mulai di sebelah utara terdapat makam Senopati Mangkubumi I, sedangkan dua makam yang ada aulanya masing-masing makam Syekh Makhdum Wali yang berdampingan dengan makam Mangkubumi II.
Syekh Makhdum Wali adalah salah seorang bangsawan dan ulama yang ditunjuk Sultan Demak Raden Patah untuk menyiarkan Islam di wilayah Kadipaten Pasir Luhur (sekarang Banyumas). Kala itu Raden Patah meminta agar siar Islam dilakukan dengan dakwah dengan damai tanpa peperangan.
2. Syeikh al-‘Arif Billah KH Abdul Malik bin Ilyas
Kompleks makam selanjutnya yang bisa jadi jujukan untuk ziarah makam di Kota Purwokerto ialah makam Syeikh al-‘Arif Billah KH Abdul Malik bin Ilyas, masyarakat sekitar akrab dengan menyebut beliau Mbah Malik Purwokerto.
Baca Juga: Memiliki Waktu Terbatas, Begini Cara Kerja TikTok Now
Mbah Malik merupakan guru dari Habib Luthfi bin Yahya asal Pekalongan. Beliau lahir pada 1881 dan wafat pada 1980. Mbah Malik adalah sosok ulama dari Kedungparuk, Kembaran, Banyumas. Tapi juga sering disebut Kedungparuk, Puwokerto. Sehingga, tak jarang Mbah Malik disebut Mbah Malik Kedungparuk.
Makam Mbah Malik berada di Dusun Kedungparuk, Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Bangunan makamnya berada di cungkup tertutup, persis di belakang masjid diwilayah pedukuhan tidak jauh dari pinggiran Sungai Pelus.
3. Syeikh ‘Abdush Shomad
Makam Keramat Wali Syeikh ‘Abdush Shomad, Berada di Dusun Jombor, Desa Cipete Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Bagi kalian yang akan datang ke sini maka persiapkan untuk menuju ke perbukitan yang kondisi jalan menuju kompleks makamnya banyak pohon nagasari raksasa berumur ratusan tahun.
Kompleks makam ini setiap waktu selalu ramai dipadati oleh peziarah baik dari Jawa hingga luar Jawa. Sebab Syeikh ‘Abdush Shomad berasal dari keluarga Kraton Cirebon. Beliau adalah sosok ulama yang hidup sekitar abad ke-16 ini punya garis keturunan dari Pajajaran dan Pasir Luhur dan merupakan cicit Sunan Gunung Jati.
Syeikh ‘Abdush Shomad sendiri juga merupakan eyang buyut dari Syaikh Abdul Malik bin Muhammad Ilyas. Selain Mbah Malik, Syeikh Abdush Shomad juga menurunkan banyak keturunan yang menjadi obor agama di wilayah Banyumas hingga Indonesia, termasuk yang turut serta berperan merebut, mempertahankan hingga mengisi perjuangan NKRI.
Itulah tiga rekomendasi tempat ziarah makam yang ada di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Selamat berziarah, niatkan semuanya untuk ibadah.* (ANIK AS)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional