/
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 21:07 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan ke Bandara JB Soedirman di Purbalingga (Kementerian Perhubungan)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Setelah terdampak pandemi Covid-19, pelayanan penerbangan di Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman yang berada di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah akan kembali beroperasi pada awal Oktober 2022.

Bandara JB Soedirman akan siap menerima penerbangan komersial yang dapat menerima penumpang dari wilayah sekitar Purbalingga, Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, Pemalang dan Kebumen.

Selain itu, keenam daerah tersebut juga telah menjamin tingkat keterisian penumpang pesawat melalui skema blocking seat atau pembelian kursi.

Skema ini telah dibicarakan oleh perwakilan maspakai dari daerah masing-masing yang difasilitasi oleh Kementerian Perhubungan.

Sehubungan dengan hal ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengucapkan terima kasih atas komitmen yang telah diberikan oleh kepada daerah dari enam wilayah tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para kepala daerah yang kompak akan mengupayakan block seat. Ini artinya ada jaminan tingkat keterisian penumpang pesawat dan memberikan kepastian adanya penerbangan di bandara ini,” kata Budi di Bandara JB Soedirman Purbalaingga, pada Jumat, 30 September 2022.

Dengan adanya jaminan block seat, Budi mengharapkan hal ini menjadi awal agar penerbangan di Bandara JB Soedirman dapat segera beroperasi kembali.

“Kita harapkan block seat ini tidak berlangsung lama dan setelah itu menjadi penerbangan yang biasa,” tambah Budi.

Kementerian Perhubungan menargetkan di bulan Oktober 2022 semua pihak termasuk pemerintah daerah, operator penerbangan dan operator bandara dapat berkomitmen untuk melakukan penerbangan  tiga flight dalam satu minggunya.

Baca Juga: Kisah di Balik Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober

Budi juga mengatakan Pemerintah ingin memastikan fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
“Kami ingin memastikan bandara ini berguna dan dibutuhkan oleh masyarakat,” tutur Budi.

Ia menambahkan, Bandara JB Soedirman Purbalingga ini memiliki potensi yang tinggi dan dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Purbalingga dan sekitarnya.

Sementara itu, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi s mengatakan bahwa pihaknya akan berkomitmen penuh untuk mendukung upaya pembukaan kembali Bandara tersebut melalui skema blocking seat.

“Dengan dukungan para kepala daerah, akan terbentuk captive market yang baik dan kita harapkan kunjungan ke bandara ini semakin meningkat,” tegas Dyah. (citra safitra)

Load More