PURWOKERTO.SUARA.COM – Dewasa kini bagi sebagian masyarakat di Indonesia praktik poligami menjadi hal yang belum umum di tengah masyarakat. Rata-rata banyak masyarakat yang terbiasa dengan kultur monogami sehinga begitu ada satu dua warga yang melakukan poligami seperti ada hal yang keliru pada warga tersebut dan menjadi perbincangan panjang.
Padahal jika melihat landasan hukumnya di Pasal 3 ayat (2) UU Perkawinan, poligami diatur secara jelas bahwa: Pengadilan dapat memberi izin kepada seorang suami untuk beristeri lebih dari seorang apabila dikehendaki oleh pihak-pihak yang bersangkutan.
Selain itu jika melihat di dalam kajian keislaman, banyak sekali pembahasan terkait bagaimana sebenarnya poligami. Buya Yahya melalui sebuah video yang diunggah pada kanal Youtube Al-Bahjah TV membagikan pandangannya untuk jawaban dari poligami ini, utamanya dalam aspek keadilan dalam keluarga.
Buya menyebutkan, jika berbicara poligami haruslah hati-hati karena jika masuk pada wilayah yang menjadikan orang antipati pada poligami itu bisa melanggar syariat. Pun begitu ada juga orang orang yang menodai poligami dengan hanya main-main atau bercanda dalam melakukan hal tersebut sehingga juga melanggar syariat.
Seorang yang melakukan poligami haruslah ada tujuan dan seorang wanita tidak boleh mengingkari hal tersebut karena ada dalam Islam. Bagi laki laki, tindakan poligami juga tidak diperbolehkan hanya sebagai bahan main-main atau bahan menjadi kebanggaan apalagi mengaitkan dengan sunnah.
Buya Yahya menambahkan, poligami adalah sunnah Nabi Muhammad SAW, atau pernah dikerjakan atau dilakukannya Meskipun demikian, sunnah bagi Nabi belum tentu untuk kita sebagai umatnya karena adanya beberapa hal yang mesti di pertimbangkan.
Buya yahya mengingatkan agar masyarakat kembali kepada hukum nikah dan belajar terkait hal tersebut. Sebab Nabi Muhammad SAW melakukan poligami bukan karena menuruti hawa nafsu melainkan diperintah oleh Allah SWT, dengan wahyu yang turun kepadanya.
Maka Nabi tidak pernah memilih karena sudah ditentukan oleh Allah SWT, siapa yang harusnya ia jadikan istri atau poligami. Nah yang perlu diperhatikan, seorang yang melakukan poligami haruslah berlaku adil dalam menjalankan rumah tangganya.
Adil yang dimaksud di sini ialah adil yang dohir bukan yang batin. Adil dohir memiliki arti adil seperti pembagian rezeki, urusan senyum, urusan nafkah dan lainnya. Ia mengatakan bahwa kebanyakan seseorang tidak akan bisa melakukan adil pada urusan hati karena berbeda-beda.
Baca Juga: Buku Catatan Bergetar saat Pidato, Warganet Kasihan dengan Kapolri
Hal tersebut bisa jadi karena persoalan cinta lantaran turun dari sang pemberi keyakinan yakni Allah SWT. Maka jika tidak bisa berlaku adil atau khawatir tidak mampu melakukannya, maka seorang pria lebih baik menikahi satu wanita saja.
Bahkan Nabi Muhammad SAW saat pembagian pernah berdoa "Ya Allah aku bisa membagi rata untuk urusan Dohir, tapi jangan kau hukum aku dengan apa yang tidak aku mampu," kata Buya menirukan doa Nabi.
Buya Yahya mengungkapkan dari makna yang disampaikan Rasulullah SAW, dari ke 9 istri nya, tentu ada kecenderungan yang sangat. Namun untuk sorang anak, suami harus bisa berlaku adil, apabila orang tua tidak melakukannya maka ia sudah berlaku dzolim dan mengajarkan anak kebencian dan kedengkian dalam diri mereka.*(ANIK AS)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Apakah Cushion OMG Cocok untuk Kulit Berjerawat? Kenali Klaimnya sebelum Membeli
-
Krisis Iklim Sebabkan Warga Indonesia Kehilangan 84 Jam Tidur per Tahun: Apa Dampaknya?
-
Beli Pulsa dan Paket Data Indosat di BRImo Dapat Cashback 10 Persen
-
Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit dan Pemimpin yang Tak Bekerja
-
Di Tengah Evakuasi Korban Gempa Bumi Kumamoto, Jepang Diterjang Cuaca Panas Ekstrem
-
Kaget Tiga Kepala Dinas Ikut Diperiksa KPK, Ini Dalih Plt Bupati Sukoharjo
-
Review Good Partner: Saat Berpisah Ternyata Bisa Jadi Bentuk Tanggung Jawab
-
Cegah Kesewenang-wenangan, DPR Jaga Keseimbangan Hak Negara dan Individu di RUU Perampasan Aset
-
Chery J6T CSH Sudah Bisa Dipesan, Siap Tempuh Jakarta - Banyuwagi Dalam Sekali Pengisian
-
Sukses Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Raih Apresiasi Pemerintah atas Penyaluran KUR Perumahan