/
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:52 WIB
Ilustrasi obat sirup (Shutterstock.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM Meningkatnya kasus gagal ginjal akut di Indonesia, membuat Kemenkes dan BPOM melarang penggunaan obat sirup. Hal ini tentu  membuat para orang tua bingung bagaimana jika anak sakit.

Juru Bicara Kemenkes dr. Mohammad Syahril Sp.P, MPH menjelaskan masyarakat dapat memberikan anak obat racikan atau puyer yang digerus kemudian dilarutkan dengan air putih, hingga pemberian obat melalui anus.

“Sebagai alternatif dapat menggunakan bentuk sediaan lain seperti tablet, kapsul, suppositoria (anal atau anus), atau lainnya,” kata dr. Syahril melalui keterangan pers, Rabu (19/10/2022).

Memang, selain pemberian obat sirup, orang tua dapat memberikan obat dalam bentuk tablet meskipun sulit terutama pada anak yang mulai beranjak dewasa.

Anak dapat usia 10 tahun keatas dapat diarahkan untuk mencoba meminum tablet jika sakit.

Untuk anak berusia 5-6 tahun, orang tua dapat mengajarkan anak menelan pil atau tablet dengan permen terlebih dahulu. Orang tua dapat meminta anak menelan permen dari yang terkecil. Jika sudah lancar, orang tua juga bisa mencoba permen yang lebih besar.

Untuk mengajarkannya, orang tua dapat melakukan beberapa hal sehingga anak tidak takut, di antaranya:

1. Mencoba menelan air dalam seteguk. Dalam hal ini orang tua dapat memberikan minuman favorit anak.

2. Menggunakan taburan permen yang kecil dan meletakkan di tengah lidah mereka.

Baca Juga: Nyesek, Ini dia sinopsis film terbaru 20th Century Girl

3. Minta anak untuk meneguk minuman lagi hingga permen tersebut terbawa.

4. Usahakan untuk menjaga tingkat kepala mereka tetap tegak.

5. Jika belum tertelan, orang tua dapat mencobanya lagi hingga permen terbawa. Namun, usahakan untuk tidak memaksa anak.

Orang tua dapat memulai perlahan, dari ukuran kecil, hingga lebih besar. Orang tua juga perlu memberi penjelasan terkait rasa tablet saat hendak diminum akan terasa pahit di tenggorokan. Namun, jika anak tetap mengalami kesulitan, orang tua dapat melakukan beberapa tips di antaranya sebagai berikut.

· Cobalah minuman berkarbonasi dan non-karbonasi, dan cobalah minuman hangat, suhu kamar atau dingin.

· Gunakan sedotan untuk minum agar tidak tersedak

· Tempatkan permen di berbagai area lidah sebelum meneguk minuman.

· Saat menelan, anak dapat berdiri atau duduk tegak.

· Konsumsi air terlebih dahulu sebelum memasukkan permen ke dalam mulut.

Beberapa hal ini dapat dicoba hingga anak benar-benar lancar menelan tanpa masalah. Setelah itu, orang tua dapat mempraktikkannya saat anak sakit. (iruma cezza)

Load More