/
Senin, 31 Oktober 2022 | 11:11 WIB
Mahfud MD

Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIF) Mahfud MD tegas meminta pengurus PSSI mundur menyusul tragedi Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa. 


Mahfud menegaskan, insiden di stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang disebabkan karena penembakan gas air mata. 


Penembakan gas air mata membuat suporter matanya perih dan sesak nafas hingga mereka berusaha keluar dan lari. Sementara pintu besar stadion tidak dibuka. Ribuan orang itu akhirnya lari ke satu pintu yang sama hingga berdesak-desakan dan meregang nyawa. 


“Itu gak bisa dibvantah. Kalau gak ada (gas air mata) gak akan lari di suatu tempat,"katanya


Secara aturan, ia juga menyebut gas air mata tidak boleh dipakai untuk pengendalian massa di stadion. Polisi yang masuk ke stadion juga tidak boleh mengenakan seragam dinas. 


Ia mengatakan, secara organisatoris, PSSI memang tidak bisa diintervensi. Namun secara yuridis, PSSI menurutnya harus tanggung jawab. 


Baik tanggung jawab pidana karena telah menyebabkan kematian banyak orang, maupun tanggung jawab moral dengan cara mengundurkan diri. 


Kalau hanya mengacu aturan, pengurus PSSI bisa saja mengelak tidak bersalah dalam insiden Kanjuruhan.  Namun secara moral, ia harusnya tahu diri. 


"Kalau bicara aturan begini, semua benar, tapi moralnya dimana, ratusan orang terbunuh. Kalau anda punya tanggung jawab moral, mundur, " katanya

Baca Juga: Gilang Juragan 99 Mundur Sebagai Presiden Arema FC, Ini Alasannya

Load More