PURWOKERTO.SUARA.COM – Pasca tragedi Kanjuruhan di Malang Jawa Timur awal bulan lalu membuat liga di Indonesia harus dihentikan sementara waktu. Dampaknya banyak klub yang mengeluhkan dengan berbagai kendala finansial yang ada.
Hal tersebut berdampak pada PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa di Jakarta, pada Selasa (15/11/2022).
Seluruh perwakilan klub yang tergabung dalam liga 1 akan ikut andil dalam acara tersebut, tak terkecuali Persebaya Surabaya.
Yahya Alkatiri Manajer Persebaya mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan tuntutan untuk agenda itu.
“Yang jelas sikap kami tidak pernah berubah, Persebaya tidak pernah berubah, tetap yang kami harapkan dihilangkan golden share satu persen yang dimiliki oleh PSSI,” ucapnya dikutip dari laman resmi klub.
Menurutnya, PSSI yang memiliki saham dalam PT. Liga Indonesia Baru dengan status golden share, tidak fair, meskipun hanya satu persen.
“Ini untuk keadilan sepak bola nasional, dan yang itu yang paling utama,” ucapnya.
Selain itu, Yahya juga mengatakan bahwa Persebaya akan meminta untuk segera memilih direktur utama.
“Supaya liga ini segera ada kepastian, itu juga yang paling penting,” ucapnya.
Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, IPB Siapkan Bantuan Hukum
Mengingat, Ahmad Hadian Lukita Direktur Utama PT. LIB, telah ditetapkan tersangka setalah adanya tragedi Kanjuruhan di Malang pada 1 Oktober yang lalu, dan saat ini sedang menjalani proses hukum.
Sementara itu, saat disinggung soal rencana percepatan Kongres Luar Biasa (KLB) menjadi bulan Februari 2023, ia mensyukuri hal itu. Menurutnya, jika KLB benar-benar diselenggarakan dengan cepat, maka itu menjadi keputusan yang positif.
“Alhamdulillah, menurut kami itu baik, dan kami yakin Insya Allah perubahan sepak bola nasional ini akan segera terjadi,” ucapnya.
Ia berharap, melalui agenda RUPS dan KLB itu, dapat terjadi pembenahan dalam struktur organisasi LIB, dan juga dapat memperbaiki kualitas liga sepak bola yang ada di Indonesia.*(ANIK AS)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Belanja Tanpa Plastik: Seberapa Efektif Tas Reusable Kurangi Sampah?
-
Restu Joko Widodo Pelaku Penipuan Kavling Batam Ditangkap di Bekasi
-
Klasemen Terbaru Liga Inggris Usai Manchester City Gebuk Newcastle: The Citizens Pepet Arsenal
-
Segar dan Praktis! Resep Es Kuwut Khas Bali untuk Menu Buka Puasa yang Melepas Dahaga
-
Ramadan Tanpa Emak
-
Aktris Jo Bo Ah Sambut Kelahiran Putra Pertama setelah Dua Tahun Menikah
-
Harga Emas Batangan Naik, di Pegadaian Bertambah Rp 60 Ribuan!
-
Lipstik Warna Mauve vs Berry, Mana yang Paling Pas untuk Pemilik Kulit Kuning Langsat?
-
Presiden Prabowo Respon Perubahan Tarif Trump: RI Hormati Politik AS
-
Apakah Waktu Imsak Masih Boleh Makan Sahur? Simak Penjelasan Hukum dan Batasannya