PURWOKERTO.SUARA.COM, SEMARANG- Kasus bisnis tambang ilegal di wilayah Jawa Tengah mendapat perhatian dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Setelah viral unggahan warga yang mengungkit adanya galian C atau tambang pasir ilegal di wilayah Klaten hingga direspon Wali Kota Surakarta Gibran Raka, Ganjar Pranowo menggelar rapat koordinasi yang mengundang para kepala daerah.
Ganjar mengajak para kepala daerah untuk menata aktivitas tambang di daerahnya masing-masing agar lebih teratur.
“Bapak ibu yang daerahnya punya Galian C hidupnya tertekan gak yang merasa angkat tangan. Gak usah wedi (tak usah takut). Yang merasa menyenangkan dan tidak masalah angkat tangan,”kata Ganjar menantang kejujuran para bupati atau wali kota di Jawa Tengah
Ganjar menilai kondisi ini tak bisa dibiarkan. Ia menilai dampak galian C yang merugikan masyarakat seperti mata air hilang hingga jalan desa maupun kabupaten rusak karena lalu lintas kendaraan berat pengangkut hasil tambang.
Ia pun menyinggung pernyataan Wali Kota Surakarta di medsos yang menyebut bekingan di balik bisnis tambang mengerikan.
“Di belakang Galian C itu isinya gali (preman),”katanya
Ganjar pun punya usulan konkret dengan mengasihkan nomor handphone ke masyarakat untuk melapor. Setelah menerima laporan, ia mengajak kepala daerah untuk menggerebek aktivitas tambang ilegal secara bersama-sama.
“Tugas kita ESDM mendampingi untuk dilakukan semacam pemutihan. Bukannya tidak boleh, tapi kita tata. Daerah yang dieksploitasi itu desanya (harusnya) maju,”katanya
Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka merespon unggahan seorang netizen di media sosial Twitter soal tambang ilegal di Klaten, Jawa Tengah.
Baca Juga: Siapa Wanita Cantik yang Dekati Ferdy Sambo saat Sidang? Umbar Senyum Manis
Ini berawal dari unggahan pemilik akun Twitter yang bernama Mr Agus @amr715882. Ia dalam cuitannya bahkan meminta Wali Kota Surakarta Gibran Raka untuk menyampaikan hal itu ke ayahnya, Presiden Joko Widodo.
"Mas.. sampe kan ke pak @jokowi untuk menindak tambang pasir ilegal yang ada di Kab. Klaten," tulis akun tersebut
Ia bahkan nenyebut ada lebih dari 20 titik lokasi penambangan ilegal. Ironisnya, menurutnya, banyaknya titik tambang ilegal itu terkesan dibiarkan.
"Lebih dari 20 titik lokasi... tp dibiarkan.. @ListyoSigitP @ganjarpranowo," tulisnya.
Akun itu juga menandai akun Twitter resmi Kapolri Listyo Sigit dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Gibran langsung merespon keluhan akun Twitter tersebut. Gibran juga sudah tahu adanya aktivitas itu. Ia bahkan menerima laporan atau keluhan langsung dari Bupati yang bersangkutan.
Namun Gibran tak menjawab secara langsung bakal menindaklanjuti unggahan netizen itu. Ia justru memberi sinyal bahwa aktivitas tambang ilegal itu memiliki bekingan yang kuat di belakangnya.
"Ya pak. Ini bupati juga beberapa kali mengeluh ke saya. Backingan nya ngeri," kata Gibran. (Irumacezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama