PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Program Indonesia Siaga yang digagas Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purbalingga berhasil menghimpun dana hingga Rp 117 juta lebih. Muhamadiyah Purbalingga akan menyalurkan dana ini untuk korban bencana alam, satu di antaranya di Cianjur, Jawa Barat.
"Target awal penghimpunan kemanusian dalam satu pekan ini ditarget sebesar Rp 100 juta dan alhamdulillah telah terlampaui," kata PLT Direktur LazisMu Purbalingga, Maftuh Chamdani.
Muhammadiyah berhasil melampaui target berkat upaya penggalangan dana sejumlah organisasi otonom (ortom) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pada Minggu, 4 Desember 2022.
Dari penggalangan dana internal Muhammadiyah selama sehari itu berhasil terkumpul dana Rp 10.453.900. Sementara penggalangan dana selama sepekan terakhir mencapai 106 juta lebih.
"Sehingga total penghimpunan dana kemanusiaan adalah Rp 117.010.250 dalam satu pekan ini," ujar Maftuh.
Bayu Kisnandi, relawan penggalangan donasi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) berharap, dana yang terkumpul bisa membantu meringankan beban korban bencana alam di Indonesia.
Penggalangan dana yang dimotori oleh LazisMu Purbalingga ini didukung LPB-MDMC, BTM Perkasa, Ormawa ITB-MP, IMM, IPM, KOKAM Surya Sudirman, hingga RS PKU Muhammadiyah.
Staf Penghimpunan LazisMu Purbalingga, Amrizal mengatakan, penghimpunan dilakukan dari level ranting dan cabang, hingga masjid yang berafiliasi dengan Muhammadiyah
Suprapto, Ketua LPB-MDMC Purbalingga mengatakan, LPB-MDMC Purbalingga selalu berkoordinasi dengan relawan Muhammadiyah di lokasi-lokasi bencana. Salah satunya, di Cianjur.
Baca Juga: Doa Setelah Sholat Istikharah, Lengkap dengan Tata Cara
"Supaya nantinya ketika dari Muhammadiyah Purbalingga mengirimkan bantuan, akan sesuai dengan kebutuhan di lokasi bencana," kata Suprapto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia