/
Senin, 05 Desember 2022 | 17:17 WIB
LazizMu Purbalingga menggalang dana kemanusiaan hingga Rp117 juta dalam sepekan untuk korban bencana alam. (Dok. LazizMu Purbalingga)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Program Indonesia Siaga yang digagas Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purbalingga berhasil menghimpun dana hingga Rp 117 juta lebih. Muhamadiyah Purbalingga akan menyalurkan dana ini untuk korban bencana alam, satu di antaranya di Cianjur, Jawa Barat.

"Target awal penghimpunan kemanusian dalam satu pekan ini ditarget sebesar Rp 100 juta dan alhamdulillah telah terlampaui," kata PLT Direktur LazisMu Purbalingga, Maftuh Chamdani.

Muhammadiyah berhasil melampaui target berkat upaya penggalangan dana sejumlah organisasi otonom (ortom) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pada Minggu, 4 Desember 2022.

Dari penggalangan dana internal Muhammadiyah selama sehari itu berhasil terkumpul dana Rp 10.453.900. Sementara penggalangan dana selama sepekan terakhir mencapai 106 juta lebih.

"Sehingga total penghimpunan dana kemanusiaan adalah Rp 117.010.250 dalam satu pekan ini," ujar Maftuh.

Bayu Kisnandi, relawan penggalangan donasi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) berharap, dana yang terkumpul bisa membantu meringankan beban korban bencana alam di Indonesia.

Penggalangan dana yang dimotori oleh LazisMu Purbalingga ini didukung LPB-MDMC, BTM Perkasa, Ormawa ITB-MP, IMM, IPM, KOKAM Surya Sudirman, hingga RS PKU Muhammadiyah.

Staf Penghimpunan LazisMu Purbalingga, Amrizal mengatakan, penghimpunan dilakukan dari level ranting dan cabang, hingga masjid yang berafiliasi dengan Muhammadiyah 

Suprapto, Ketua LPB-MDMC Purbalingga mengatakan, LPB-MDMC Purbalingga selalu berkoordinasi dengan relawan Muhammadiyah di lokasi-lokasi bencana. Salah satunya, di Cianjur.

Baca Juga: Doa Setelah Sholat Istikharah, Lengkap dengan Tata Cara

"Supaya nantinya ketika dari Muhammadiyah Purbalingga mengirimkan bantuan, akan sesuai dengan kebutuhan di lokasi bencana," kata Suprapto.

Load More