/
Rabu, 14 Desember 2022 | 20:38 WIB
Proses pencarian korban Gempa Cianjur ((Antaranewa.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Tiga minggu pasca gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat data jumlah korban terus dilakukan pembaruan. Hal tersebut dilakukan guna mencocokan data ril yang diterima Pemkab Cianjur dengan data yang ada di lapangan.

Herman Suherman, Bupati Cianjur mencatat jumlah korban meninggal dunia berdasarkan data yang sudah terkumpul dan dilengkapi dari 13 kecamatan yang terdampak gempa, kembali bertambah. Total per Rabu, 14 Desember 2022 korban meninggal menjadi 602 orang.

Menurut Herman, pihaknya tidak asal mengeluarkan data korban meninggal, namun berdasarkan nama dan alamat sesuai pendataan ulang yang telah dilakukan karena banyak korban meninggal tidak terdata karena berbagai alasan.

“Saya bawa data lengkap dari 13 kecamatan yang warganya meninggal dunia menjadi 602 orang, sesuai nama dan alamat,” tuturnya Rabu (14/12/2022) dikutip Antara.

Data tersebut, lanjut Herman, setelah pihak Pemkab Cianjur meminta pihak desa melalui RT/RW untuk melakukan pendataan ulang sesuai nama dan alamat korban. Ia menyebutkan korban meninggal akibat gempa paling banyak di Kecamatan Cugenang sebanyak 397 orang.

Sementara korban paling sedikit berada di Kecamatan Mande, Haurwangi, Sukaresmi, serta Cikalongkulon yang masing-masingnya hanya satu orang meninggal akibat gempa.

Lebih jauh, Herman menjelaskan, pihaknya membantah kalau korban meninggal tidak berdasar karena sesuai dengan laporan dari masing-masing desa lengkap dengan surat kematian yang sudah diurus ahli waris.

Sebagian besar korban meninggal saat gempa terjadi akibat tertimpa bangunan rumah yang ambruk dan meninggal dalam perawatan. Pemkab sudah berkoordinasi dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) terkait penambahan data tersebut.

“Sehingga adanya perbedaan data terakhir tidak perlu lagi diperdebatkan. Data korban meninggal juga sudah dilaporkan ke Kementerian Sosial agar keluarga yang ditinggalkan mendapat dana kerohiman,” ujarnya.

Baca Juga: Mudah Banget Berbagi Lokasi Real-Time Pakai Google di Android, Gini Caranya

Bahkan uang duka atau kerohiman yang disebut Herman, tahap satu sudah diserahkan pada 122 orang ahli waris dan 480 lainnya masih dalam proses. “Kami akan terus mengupdate data korban meninggal karena gempa Cianjur, selanjutnya akan dilaporkan untuk mendapat bantuan,” pungkasnya.***

Load More