PURWOKERTO.SUARA.COM – CEO Twitter Elon Musk kembali membuat ramai jagat media sosial dengan lambang burung biru itu. Mmelalui akun Twitternya, Elon membuka polling perihal keputusan untuk lanjut menjadi CEO Twitter atau tidak.
Ia bahkan nampak serius dan menegaskan akan mengikuti hasil polling tersebut. Lebih lanjut, dalam salah satu balasan kepada pengguna lain di Twitter, Elon mengatakan belum memiliki penerus untuk melanjutkan posisi CEO Twitter.
Hal itu berkebalikan dengan pernyataannya di Pengadilan Delaware pada November 2022, ketika ia mengungkapkan akan menunjuk pimpinan baru untuk menjalankan perusahaan media soail itu.
Polling tersebut dibuat setelah Twitter mengumumkan kebijakan barunya yang tidak memperbolehkan pengguna mempromosikan perusahaan maupun konten dengan tautan ke media sosial lainnya.
Beberapa menit sebelum polling utama berlangsung Elon Musk sempat mencuit “Ke depan, akan ada pemungutan suara untuk perubahan kebijakan besar,” Cuit Elon dilansir Antara. Senin (19/12/2022.
Tak lama Twitter melalui akunnya memulai poling menanyakan pengguna, perlukah platform punya kebijakan mencegah akun mengiklankan platform media sosial lainnya di Twitter.
Tentunya pembaruan kebijakan tersebut berdampak pada konten serta platform media sosial raksasa lainnya seperti Facebook, Meta, Instagram, Mastodon, Truth Social, Tribel, Nostr, dan Post khususnya terkait konten promosi.
Bahkan, Jack Dorsey Mantan CEO Twitter mempertanyakan kebijakan baru tersebut. Jack yang baru berinvestasi di media sosial Nostr bahkan menganggap larangan tersebut tidak masuk akal.
Mengingat dalam beberapa waktu terakhir bisa dibilang keputusan yang diambil Elon Musk di Twitter semakin kontroversial.
Baca Juga: Berita Duka, Seorang Anak Asal Pemalang Tewas Tenggelam di Kolam Renang di Purbalingga
Selain menaikkan harga langganan Twitter Blue di iOS, tak lama dia menangguhkan akun twitter para jurnalis yang memberikannya kritik. Termasuk juga akun jurnalis yang menerbitkan data publik mengenai riwayat pesawat sang miliarder.
Meski sudah memulihkan kembali akun yang ditangguhkan, namun banyak pandangan di masyarakat yang menilai langkah tersebut telah membahayakan kebebasan pers.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda
-
LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT
-
Lewat Fashion Show Ini, Luka Korban Kekerasan Seksual Diterjemahkan ke Dalam Busana