PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Bak musim dingin di dataran benua eropa, hujan "salju" melanda hutan pinus di Desa Wisata Lembah Asri Serang (D'las) Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Hutan pinus yang identik dengan warna hijau dibuat berwarna putih.
Tentu saja, udara dingin khas dari lembah selatan Gunung Slamet menambah suasana sahdu dan mendukung di musim salju. Meski begitu, tempat wisata ini belum begitu tenar di masyarakat.
Pengelola wisata lembah asri, Fajar menjelaskan wisata taman salju ini merupakan kawasan wisata unggulan di yang berudara sejuk.
"Kebetulan kami membuat wahana taman salju. Ini cukup diminati oleh para wisatawan," katanya kepada wartawan, Jumat (30/12/2022).
Menurutnya, butiran salju yang dibuat tidak berbahaya bagi masyarakat. Karena terbuat dari sabun herbal yang aman untuk kulit dan mata. Oleh sebabnya, bagi para wisatawan tidak perlu khawatir.
"Ini buih aman. Tidak berbahaya untuk para pengunjung yang bermain salju disini," terangnya.
Wahana wisata ini menjadi yang pertama di Jawa Tengah. Khususnya taman salju yang berada di luar ruang.
"Ini masih satu-satunya wahana salju di Banyumas raya bahkah di Jawa Tengah yang langsung menyatu dengan alam," jelasnya.
Pada masa libur nataru kali ini, ia mengaku mengalami lonjakan pengunjung. Namun bagi warga sekitar Banyumas Raya tidak perlu khawatir, karena lokasi wisata ini cukup luas.
Baca Juga: Nikita Mirzani Akan Laporkan Anggota Polisi hingga Kasatreskrim Serang Kota
Untuk harga tiket masuknya cukup terjangkau. Pengunjung cukup membayar Rp 10 ribu untuk merasakan suasana salju layaknya di negeri empat musim.
Pengunjung pasangan suami istri asal Kabupaten Banyumas, Aliyah dan Aan mengaku kagum dengan adanya tempat wisata ini. Ini kali pertama ia merasakan hujan "salju" di iklim tropis.
"Lokasinya teduh, terus asri banget tentunya. Disini juga banyak banget wahana dan permainan untuk anak-anak. Kan kita tahu ya negara yang empat musim lagi musim winter, kita disini sedikit merasakan," tutupnya. (Anang Firmansyah)
Caption : Suara.com/Anang Firmansyah
Berita Terkait
-
5 Kontrofersi Perselingkuhan Menantu dan Mertua Asal Serang Banten, Berhubungan Badan Sebelum Menikah Hingga Digerebek
-
Pesona Gunung Gupak Magelang, Sajikan Pemandangan 9 Gunung di Jawa
-
Acungkan Jari Tengah Sambil Kompak Nyanyi Indonesia Pusaka, Massa Serang Bus Squad Thailand
-
Wisata di Desa Budo dan Bunaken Sulut Dinilai Potensial untuk Dikembangkan
-
Jalankan Perintah Kapolri, Kapolres Purbalingga Dengarkan Langsung Curhatan Warga Karangreja di Pangkalan Ojek
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul