“Saya berhenti. Posisi kaca saya kanan tertutup, kiri separuh. Pak, nunut (numpang), pak, ada korban. Lalu lanjut lagi ketemu lah dengan Kabag Ops, Kasat Samapta, yang lagi menyeterilkan jalan,” imbuhnya.
Ia sudah pasrah jika harus meninggal di tangan para suporter. Namun Erryga tetap berusaha menyelamatkan para korban agar bisa segera tertolong ke rumah sakit.
Perjuangannya masih belum usai. Baru beberapa meter jalan, di depan ia sudah menjumpai kendaraan aparat yang dibakar dengan kobaran api. Ada celah jalan yang masih bisa dilalui, ia ambil. Namun, lagi-lagi, kaca truknya dilempari paving oleh suporter. Pecah seluruhnya seketika.
Tinggal helm yang masih ia kenakan untuk menyelamatkannya. Hingga akhirnya ia berhasil lolos dari amukan suporter dan keluar stadion. Meski kedatangannya sempat ditolak hingga ke rumah sakit kedua karena kondisi full pasien.
Tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober 2022 pascapertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tercatat sebanyak 135 orang meninggal dunia dan 583 orang lainnya cedera dalam tragedi ini.***
Berita Terkait
-
Sidang Lanjutan Tragedi Kanjuruhan Digelar, Jaksa Bingung Saksi yang Hadir Minta Ubah BAP : Kok Bisa ?
-
Pasca Unjuk Rasa Ricuh di Kota Malang, Tujuh Orang Ditetapkan Tersangka : Siapa Saja ?
-
Ketua Panpel Arema Jadi Saksi Security Officer Arema di Persidangan Tragedi Kanjuruhan, Sebut Alasan Tiket Melebihi Kapasitas Stadion
-
Sidang Lanjutan Tragedi Kanjuruhan, Tiga Terdakwa Polisi Hadir di Pengadilan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik