PURWOKERTO.SUARA.COM – Perkembangan teknologi terus memudahkan berbagai langkah manusia. Termasuk dalam upaya memenuhi kebutuhan ekonominya agar lebih mudah.
Seperti yang dilakukan Apple Pay, layanan dompet elektronik dari Apple, dikabarkan siap beroperasi di Korea Selatan dan siap berkompetisi dengan pesaingnya Samsung Pay.
Dikutip dari Antara, Senin, (13/02/2023). Peluncuran Apple Pay menarik untuk diikuti karena akan berhadapan langsung dengan Samsung Pay yang mendominasi Korea Selatan.
Samsung Pay menjadi pemain unggul yang menguasai pasar dompet elektronik di Korea Selatan dengan persentase pengguna sebesar 80 persen. Bukan hal yang mengejutkan, mengingat Samsung yang memang berasal dari Korea Selatan.
Kehadiran Apple Pay di Korea Selatan pun terkonfirmasi oleh Komisi Jasa Keuangan Korea yang mengizinkan layanan dompet elektronik itu akan mulai beroperasi.
Apple Pay diperbolehkan untuk beroperasi asalkan memenuhi syarat tidak membebankan biaya apa pun pada konsumen atau pedagang untuk transaksi keuangan.
Korea Selatan akan menjadi negara ke-8 yang disambangi layanan Apple Pay. Saat ini Apple Pay sudah tersedia di Australia, Selandia Baru, China (termasuk Hong Kong dan Makau), Jepang, Malaysia, Singapura, dan Taiwan.
Dengan kolaborasi menggaet Hyundai, nantinya Apple akan hadir membawa layanan Hyundai Card sebagai kartu kredit dari Hyundai Motor Group.***
Baca Juga: Waduk Sempor Memakan Korban Jiwa, Pria Misterius Ditemukan Tewas dengan Wajah Rusak
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari
-
OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!
-
CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026
-
Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar
-
Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa
-
Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan
-
Purbaya Janji Tak Kejar-kejar Pajak dari Pemilik Rumah Kontrakan
-
Warga Jakarta Diminta Beralih ke Transportasi Umum untuk Tekan Polusi Udara
-
Heboh Pembatasan BBM dari Desil, Purbaya Pastikan Driver Ojol Tetap Bisa Beli Pertalite
-
Strategi Purbaya Atasi Utang Rp 10 Ribu Triliun, Benahi Pajak hingga Libatkan Danantara