PURWOKERTO.SUARA.COM Mengagendakan perjalanan ke suatu tempat seperti liburan atau mudik perlu memperisiapkan banyak hal. Salah satunya dengan menyiapkan trasnportasi yang akan di gunakan. Kereta api dapat menjadi pilihan untuk banyak orang. Namun, jika tiba-tiba terdapat perubahan jadwal, bagaimana cara ganti jadwal tiket kereta api agar tiket Anda tidak hangus.
Trasnportasi kereta api memiliki aplikasi KAI Access yang dapat memudahkan proses terkait pemesanan tiket kereta. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat memesan tiket untuk orang lain dengan sangat mudah. Dengan aplikasi ini pengguna juga bisa membantu proses ganti jadwal yang diperlukan.
Cara Ganti jadwal Tiket Kereta Api
Terdapat dua cara untuk mengganti jadwal tiket kereta api sendiri. Pertama dengan mendatangi loket di stasiun, dan yang kedua menggunakan aplikasi KAI Access melalui smartphone.
1. Loket Stasiun
Untuk mengganti jadwal tiket di loket stasiun, dapat mengikuti langkah di bawah ini.
- Lakukan di loket stasiun yang melayani pemesanan tiket.
- Isi dan tandatangani formulir pembatalan yang disediakan di loket tersebut.
- Jangan lupa bawa identitas asli dan fotokopi identitas.
- Sampaikan permohonan perubahan tiket kepada bagian ticketing officer yang berjaga, untuk diproses lebih lanjut dan memperoleh jadwal barunya.
2. Aplikasi KAI Access
Mengganti jadwal tiket menggunakan aplikasi dengan cara sebagai berikut.
- Pada menu Tiket, pilih kode booking tiket perjalanan kereta yang akan diubah jadwalnya
- Pada halaman tersebut, klik Ubah Jadwal
- Pilih nama penumpang yang akan melakukan perubahan jadwal perjalanan kereta
- Baca dan centang Syarat dan Ketentuan, lalu klik Lanjutkan
- Di halaman Pesan Tiket, pilih stasiun asal, tujuan, dan tanggal keberangkatan kereta, kemudian klik Cari Tiket
- Pilih jadwal kereta baru sesuai dengan jam keberangkatan yang Anda inginkan
- Di halaman konfirmasi pemesanan, pastikan kembali jadwal yang baru telah sesuai dengan yang Anda inginkan
- Baca dan centang Syarat dan Ketentuan, kemudian lanjutkan proses ubah jadwal
- Klik Pembayaran kemudian pilih metode pembayaran yang diinginkan, kemudian klik Bayar
- Proses penggantian jadwal telah selesai, segera bayarkan kekurangan yang diperlukan
Baca Juga: Dikira Gunung Kelud Meletus, Ledakan Dahsyat di Karangbendo Blitar Tewaskan 4 Orang
Untuk platform pemesanan tiket yang lain, Anda dapat mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Selama platform merupakan distributor tiket resmi dari KAI, maka prosesnya tidak akan jauh berbeda. (iruma cezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Puteri Indonesia 2026 Jadi Arena Pemberdayaan Perempuan, Finalis Didorong Bangun Dampak Nyata
-
Diterjang Banjir, 14 Desa di Sukoharjo Terendam dan Aktivitas Lumpuh
-
5 Motor Listrik dengan Spek Lebih Oke dari Motor Listrik MBG, Harga Lebih Murah Cuma Seperlimanya
-
Kota Solo Terendam Banjir, Warga Kaget Air di Permukiman Mendadak Berwarna Merah Pekat
-
Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat
-
Dilema WFH Sehari: Bukti Kita Masih Dinilai dari Absen Kehadiran, Bukan Hasil Kerja
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Masih Suka Bakar Sampah? Bahaya Kanker Mengintai di Balik Asapnya