Fakta persidangan mengungkap, Kompol Wahyu Setyo Pranoto eks Kabag Ops Polres Malang terbukti melepas kendali seluruh bawahannya saat Tragedi Kanjuruhan terjadi. Sehingga pola koordinasi personel yang sudah tertuang dalam rencana pengamanan (renpam) sebelum pertandingan, tidak dijalankan begitu situasi chaos. Ia juga tidak melaporkan kejadian ke Kapolres, selayaknya penanggungjawab.
Sementara AKP Bambang Sidik Achmadi eks Kasat Samapta Polres Malang mengaku mengambil langkah diskresi, memutuskan sendiri untuk memerintahkan anggotanya menembak gas air mata ke suporter karena terjadi penyerangan ke lapangan. Ia menyebut sudah mencoba koordinasi lewat HT dengan AKBP Ferli Hidayat mantan Kapolres Malang tapi tidak ada jawaban.
Sedangkan AKP Hasdarmawan eks Danki 1 Brimob Polda Jatim juga keceplosan usai dicecar jaksa, soal perintah penembakan gas air mata ke tribune Stadion Kanjuruhan saat diperiksa sebagai terdakwa 16 Februari 2023 lalu. Tak hanya ke shuttle ban lapangan yang selama ini selalu diungkap dalam sidang, tapi juga ada perintah ke tribune berdiri karena suporter mencoba merangsek turun ke lapangan.
Sekadar informasi, jaksa menuntut dua terdakwa Arema FC enam tahun delapan bulan penjara.
Untuk diketahui, Tragedi Kanjuruhan terjadi pada 1 Oktober 2022 pascapertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tercatat sebanyak 135 orang meninggal dunia dan lebih 600 orang lainnya cedera dalam tragedi itu.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Panduan Memilih Baterai Terbaik dengan Teknologi Double Child Guard dari Panasonic
-
Direktur Bus ALS Jadi Tersangka Buntut Kecelakaan Musi Rawas, Ini Sosoknya
-
Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang
-
Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan
-
Kiprah Norman Joesoef, Sosok Kunci Kerja Sama Drone Baykar dan Rudal BrahMos dengan Indonesia
-
Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Bcrobes Dorong Riset Berbasis Mikrobioma, Ungkap Potensi Probiotik dalam Mendukung Terapi Jerawat
-
Api Mengamuk di Galangan Kapal Karangsong, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut