PURWOKERTO.SUARA.COM – Laga Persebaya melawan PSM Makassar dalam laga lanjutan BRI Liga 1 musim 2022/2023 berlangsung seru. Kedua tim bermain sama kuat hingga akhir babak pertama tanpa ada gol tercipta di Stadion Gelora Joko Samudro. Jum’at, (24/02/2023).
Dikutip laman resmi Persebaya, melawan pemuncak klasemen sementara, PSM Makassar tidak menyurutkan Alwi Slamat dkk untuk tampil menekan. Sejak babak pertama dibunyikan, anak asuh Aji Santoso langsung berinisiatif menyerang.
Sepuluh menit berjalan Bajol Ijo, julukan Persebaya menebar ancaman ke lini pertahaan Juku Eja. Umpan crossing Koko Ari dari sisi kanan mengarah ke kotak pinalti. Januar Eka yang berdiri bebas tidak bisa memaksimalkan peluang, bola hanya melewati kakinya.
PSM Makassar mencoba membangun serangan, umpan direct dari Ramadhan Sananta berhasil mengarah ke sisi kiri pertahanan Persebaya. Rizky Eka Pratama langsung berlari dan melepaskan tendangan beruntung tendangannya melambung tinggi.
Jual beli serangan terus terjadi di stadion Joko Samudro Gresik. Alwi Slamat dkk mencoba menembus pertahanan Juku Eja namun mengalami kebuntuan.
Lalu pada menit ke-35, Persebaya mendapatkan peluang. Umpan satu dua di lini tengah berhasil mengecoh pemain PSM Makassar. Ze Valente yang berdiri dikotak pinalti langsung memplessing bola, sayang tendangannya melebar dari gawang Reza Arya.
Empat menit beselang Green Force mendapat peluang emas. tendangan pojok Ze Valente mengarahkan ke tiang dekat. Namun diantisipasi oleh Yuran Fernandes, tendangan rebon Alta Ballah mengarah ke Januar Eka. Sayang sepakan Januar melebar ke gawang.
Lagi-lagi, Januar Eka mendapat umpan masis dari Alta Ballah kembali sepakannya masih lemah dan melebar ke sisi kanan gawang Reza Arya.
Menjelang babak pertama berakhir, Persebaya melakukan serangan balik umpan terobosan Ze Valente menembus pertahanan Juku Eja yang dijaga oleh satu pemain.
Baca Juga: Ikuti Sang Ayah, David Korban Penganiayaan Mario Dandy Ternyata Seorang Mualaf
Januar Eka yang mendapat umpan cantik berhasil menendang ke arah gawang. Sayang tendangannya berhasil diblok oleh pertahanan PSM Makassar.
Masih tertahan di babak pertama pelatih Aji Santoso memasukan dua pemain asing sekaligus yaitu Paulo Victor dan Sho Yamamoto menggantikan Deny Agus dan Januar Eka Ramadhan.
Pergantian tersebut membuahkan hasil, Alwi Slamat dkk langsung impresif tampil menyerang. 13 tembakan berhasil dilepaskan selama 90 menit.
Namun tembok pertahanan PSM Makassar belum bisa ditembus. Aji kembali memasukan pemain cepat Ahmad Nufiandani menggantikan Rizky Dwiyan. Gawang Andhika Ramadhani hampir saja kebobolan. Beruntung shooting keras Kenzo Nambu dari tengah lapangan melebar di sisi kanan.
Bajol Ijo terus menyerang untuk menembus pertahanan yang dijaga Yuran Fernandes cs. Build up dari bawah dicoba oleh lini tengah Green Force. Pada menit ke-69 Persebaya mendapat shoot on target setelah Paulo Victor mendapat bola rebound, sayang sontekannya masih lemah.
Persebaya akhirnya kebobolan setelah sontekan Everton dari sisi kiri, gagal diantisipasi dengan baik oleh Alwi Slamat. Alih-alih membuang bola ke gawang bola mengarah ke gawang. 0-1 PSM memimpin.
Gol tersebut lasngung direspon oleh pelatih Aji Santoso dengan memasukkan Brylian Adama yang menggantikan Alwi Slamat. Menit ke-80 Ze Valente memberikan umpan lambung ke Paulo Victor yang berlari di kotak penalti. Sayang sontekan Victor ditangkap oleh Reza Arya.
Hingga peluit babak keuda dibunyikan Persebaya kalah dari PSM Makassar dengan skor 0-1. Dengan kekalahan tersebut Bajol Ijo tertahan di posisi ke-7 klasemen sementara dengan mengleksi 37 poin.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Pemprov Jateng Tegaskan Tak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan 2026, Siap Beri Diskon 5 Persen
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Eks Striker Semen Padang Bruno Gomes Gabung Persis Solo, Misi Keluar dari Zona Merah!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Film Ahlan Singapore: Kisah Cinta di Negeri Singa yang Menyentuh Hati
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
5 Rekomendasi Baju Cheongsam Anak Laki yang Keren dan Menggemaskan
-
7 Mobil Keluarga dengan Suspensi Paling Empuk: Mudik Nyaman, Penumpang Tenang
-
Dafrar Mobil Listrik Rp 200 Jutaan yang Bisa Jadi Pilihan di IIMS 2026