PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS- Seorang mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Sadewa Natha Radya, meninggal saat mendaki Gunung Slamet.
Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen, angkatan 2022, asal Kabupaten Banjarnegara itu tergabung dalam Unit Pandu Lingkungan (UPL) Unsoed dan sedang melaksanakan pendakian wajib Gunung Slamet. m
Sadewa meninggal dunia diduga karena kondisi hipotermia. Ini akibat cuaca buruk yang terjadi di luar prediksi saat pendakian.
Keluarga besar Universitas Jenderal Soedirman menyatakan duka cita yang mendalam dan mendoakan yang terbaik untuk almarhum Sadewa.
Keterangan resmi dari Humas Unsoed, Bidang Kemahasiswaan Unsoed mengupayakan yang terbaik di dalam membantu semua keperluan penanganan kepulangan almarhum hingga proses pemakamannya.
Kejadian yang menimpa ananda Sadewa ini juga telah meninggalkan duka mendalam bagi teman-temannya di UPL Unsoed.
Sebelum pendakian dilaksanakan, mereka sudah berupaya sebaik-baiknya menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan risiko dari kegiatan pendakian.
Baik pembekalan stamina, pembekalan keterampilan maupun pengawasan terhadap rute yang dipilih.
Musibah ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam kegiatan kemahasiswaan khususnya di UPL Unsoed di masa yang akan datang.
Baca Juga: Pengasuh yang Aniaya Anak Panti Asuhan di Ilir Timur Palembang Positif HIV, Kok Bisa?
Dari video yang beredar di medsos, tampak korban dievakuasi dengan cara ditandu menuruni Gunung Slamet oleh beberapa warga atau petugas. Mereka berusaha mengevakuasi di tengah guyuran hujan. (Irumacezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu
-
Momen Dramatis Evakuasi Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
-
Kisah Kangen Band Diangkat ke Layar Lebar Lewat Film Mencari Yolanda
-
Potret Ngeri Tabrakan KA Argo Bromo-KRL, Gerbong Ringsek
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi