PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS- Sebagian wilayah Kabupaten Banyumas Jawa Tengah rawan longsor, terutama di daerah lereng atau perbukitan. Masyarakat perlu mengetahui peta daerah rawan agar bisa lebih waspada dan mengantisipasi terjadinya bencana.
Prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG.
Menurut informasi dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi), beberapa daerah di Kabupaten Banyumas berada di Zona Menengah-Tinggi, yaitu:
- Ajibarang Menengah-Tinggi
- Banyumas Menengah-Tinggi
- Baturaden Menengah-Tinggi
- Cilongok Menengah-Tinggi
- Gumelar Menengah-Tinggi
- Jatilawang Menengah-Tinggi
- Kalibagor Menengah-Tinggi
- Karanglewas Menengah-Tinggi
- Kebasen Menengah-Tinggi
- Kedungbanteng Menengah-Tinggi
- Kemranjen Menengah-Tinggi
- Lumbir Menengah-Tinggi
- Patikraja Menengah-Tinggi
- Pekuncen Menengah-Tinggi
- Purwojati Menengah-Tinggi
- Purwokerto Barat Menengah-Tinggi
- Purwokerto Selatan Menengah-Tinggi
- Purwokerto Timur Menengah-Tinggi
- Purwokerto Utara Menengah-Tinggi
- Rawalo Menengah-Tinggi
- Sokaraja Menengah-Tinggi
- Somagede Menengah-Tinggi
- Sumbang Menengah-Tinggi
- Sumpiuh Menengah-Tinggi
- Tambak Menengah-Tinggi
- Wangon Menengah-Tinggi
Pada Zona Menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.
Sementara pada Zona Tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali.
Untuk itu, kepada Camat, Lurah, Kepala Desa dan masyarakat diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal.
Sumber : https://vsi.esdm.go.id @pvmbg_ Kementerian ESDM
Baca Juga: Rekomendasi Usaha Minuman di Bulan Ramadhan Paling laris
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami
-
Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian
-
Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan
-
Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari
-
Hindari Macet, Kapan Waktu Terbaik Berangkat Arus Balik agar Sampai di Jakarta Pagi Hari?