Tingkatkan PAD, Lelang Parkir Pasar Tumenggungan Ditetapkan Rp1,6 M
PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen telah membuka lelang terkait pengelolaan lahan parkir di Pasar Tumenggungan. Dari hasil lelang, diputuskan pemenang lelang wajib membayar Rp1,6 miliar ke kas daerah sebagai nilai tertinggi yang ditetapkan.
"Setelah menang lelang, pemenang segera membayar ke kas Pemda langsung," ujar Bupati dalam keterangannya, Kamis 2 Maret 2023.
Nantinya pemenang lelang parkir Pasar Tumenggungan wajib membayar ke kas daerah setiap tahunnya sebesar jumlah yang sudah ditetapkan, meski tidak mencapai target. Ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana pemenang masih diberi keringan membayar, jika tak memenuhi target.
"Sekarang tidak ada keringanan. Kalau untung ditanggung pengelola, kalau rugi risiko juga ditanggung pengelola," terangnya.
Bupati menyatakan, semua lelang di Kebumen saat ini sudah bersifat terbuka, tidak ada lagi yang namanya 'titipan'. Pihak-pihak yang telah bekerjasama dengan pemerintah daerah ini diharapkan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Pemda terus menggenjot PAD, dengan mengoptimalkan berbagai aset Pemda. Salah satunya dalam pengelolan parkir di Pasar Tumenggungan ini kita lelang secara terbuka, dan transparan," terang Bupati.
Sementara itu Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan KUKM Frans Haidar menambahkan, jumlah nilai lelang pengelolaan parkir Pasar Tumenggungan tahun ini lebih tinggi dari tahun 2022 yang hanya Rp. 1.450.000.000 per tahunnya.
Pemerintah kata dia, terus mendorong agar pengelola menerapkan sistem digitalisasi dalam pengelolaan parkir pasar. "Sudah kita arahkan agar tahun ini menerapkan sistem digitalisasi dalam pengelolaan parkir Pasar Tumenggungan," terangnya.
Baca Juga: Peta Daerah Potensi Longsor Kabupaten Banyumas, Daerah Anda Termasuk?
"Sebenarnya dengan sistem elektronik menguntungkan mereka, karena sudah tersistem, tercatat semua keluar masuk kendaraan. Ini yang terus kita dorong," tambah Frans.
Masyarakat juga dihimbau untuk parkir di Pasar Tumenggungan jika area parkir di sepanjang Jalan Soekarno Hatta penuh. Lahan parkir di pasar dinilai cukup luas, dan tidak terlalu jauh dengan pusat perbelanjaan di jalur Soekarno Hatta.
"Karena kalau parkir di sebelah kiri aslinya tidak boleh, karena ada jalur sepeda. Jadi diharapkan masyarakat bisa parkir di Tumenggungan, nanti tinggal nyebrang. Saya kira tidak jauh," tuturnya.
Diketahui sesuai dengan Perda tentang retribusi parkir, untuk sepeda motor dikenakan biaya Rp1000, dan kendaraan roda empat Rp2000.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?