/
Selasa, 04 April 2023 | 20:00 WIB
Kendaraan saat mudik lebaran menggunakan motor. ((Foto. PMJ News))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Ramadhan yang sudah berjalan setengah jalan sudah mulai bermunculan di berbagai daerah untuk memanfaatkan program mudik gratis angkutan Lebaran 2023.

Seperti yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta resmi membuka kegiatan mudik gratis melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dengan ratusan armada sejak 23 Maret 2023 lalui.

Dikutip dari PMJ NEWS, Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan mudik gratis dilakukan untuk menutup peluang bagi pemudik menggunakan sepeda motor.

Hal tersebut dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya dengan fatalitas tinggi saat mudik memaksakan dengan kendaraan roda dua.

Meski diakui mudik menggunakan sepeda motor memang menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat yang ingin merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Namun, perlu diperhatikan bahwa mudik menggunakan sepeda motor memiliki risiko yang cukup besar.

Berikut ini adalah lima bahaya mudik menggunakan sepeda motor yang perlu diketahui sehingga meminimalisir insiden kecelakaan.

1. Kebut-kebutan di jalan

Mudik menggunakan sepeda motor seringkali membuat beberapa orang tergoda untuk berlomba-lomba dengan kendaraan lain di jalan raya.

Baca Juga: Korban Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Dimakamkan Hari Ini, Sembilan Jenazah Berada di Satu TPU yang Sama

Hal itu tentu saja sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan kecelakaan yang fatal sehingga membahayakan pemudik.

Terlebih lagi, jalan raya selama musim mudik seringkali ramai dengan kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga perlu dihindari.

2. Kondisi fisik yang lelah

Mudik menggunakan sepeda motor biasanya memakan waktu yang cukup lama dan melelahkan lantaran dilalui secara parsial.

Hal tersebut dapat menyebabkan pengendara merasa lelah dan mengantuk di jalan, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

Selain itu, kondisi cuaca yang panas atau hujan juga dapat menyebabkan kelelahan yang lebih cepat dan membahayakan saat berkendara.

3. Kualitas jalan yang buruk

Beberapa wilayah di Indonesia memiliki kondisi jalan yang buruk dan berlubang apa lagi di sepanjang jalur Pantura Jawa Tengah.

Hal itu dapat menyebabkan pengendara sepeda motor sulit untuk mengontrol kendaraan, terutama jika melaju dengan kecepatan tinggi. Risiko terjadinya kecelakaan pun semakin besar.

4. Beban yang berlebihan

Saat mudik, sepeda motor seringkali digunakan untuk membawa beban yang berlebihan, seperti barang bawaan atau penumpang yang jumlahnya melebihi kapasitas kendaraan.

Hal itu dapat menyebabkan pengendara sulit mengontrol kendaraan, terutama pada saat berkendara di jalan menurun atau berkelok-kelok.

5. Tidak adanya persiapan yang cukup

Mudik menggunakan sepeda motor seringkali dilakukan dengan persiapan yang minim sehingga membuat kondisi kendaraan tidak prima.

Beberapa pengendara mungkin hanya membawa sedikit persediaan makanan dan minuman, atau bahkan tidak membawa peralatan keselamatan seperti helm.

Hal itu dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan atau masalah kesehatan pada saat perjalanan.

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang ingin mudik menggunakan sepeda motor, perlu memperhatikan beberapa bahaya yang terkait dengan hal tersebut.

Sebaiknya, memilih moda transportasi lain atau memanfaatkan angkutan mudik gratis dari pemerintah.

Sebab keselamatan dan kesehatan merupakan hal yang lebih penting daripada mengejar kecepatan atau waktu tiba di kampung halaman.***

Load More