PURWOKERTO.SUARA.COM – Para korban pembunuhan dukun Mbah Slamet alias Slamet Tohari di Banjarnegara, Jawa Tengah terus didalami.
Bahkan baru-baru ini Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Tengah (Jateng) terus bekerja keras mengungkap identitas korban.
Sebab 12 Korban pembunuhan dukun pengganda uang yang telah teridentifikasi, terdapat tiga orang yang berasal dari luar kota.
Ketiganta antara lain Paryanto (53) asal Sukabumi, Jabar, dan pasangan suami istri Irsad (44) dan Wahyu Tri Ningsih (41) warga Pesawaran, Lampung.
Dikutip dari PMJ News, Pihak kepoisian hingga saat ini masih menyelidiki kesembilan korban lainnya untuk bisa diidentifikasi.
Bahkan untuk memudahkan proses tersebut Polda Jateng maupun Polres Banjarnegara membuka posko aduan baik secara langsung maupun melalui nomor.
Tahapan yang dilakukan dipermudah dengan Tim Disaster Victim Identification (DVI) yang membantu untuk proses identifikasi korban.
Sekedar informasi, identifikasi mayat yang sudah tidak dikenali adalah proses yang sangat penting dalam investigasi kejahatan dan bencana.
Pada situasi seperti kasus dukun di Banjarnegara, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri merupakan pihak yang bertanggung jawab dalam melakukan identifikasi korban.
Baca Juga: Hancur Perasaan, Pemuda Ini Dijemput Polisi Saat Asyik Nonton Bioskop dengan Pacar
Tim DVI Polri terdiri dari dokter forensik, ahli antropologi forensik, ahli odontologi forensik, dan ahli rekam medis.
Mereka bekerja secara terorganisir dan sistematis untuk memastikan identifikasi korban dilakukan dengan akurat dan cepat.
Proses identifikasi dimulai dengan pengumpulan data dari keluarga korban, seperti nama, usia, jenis kelamin, dan ciri fisik lainnya.
Selanjutnya, dokter forensik akan melakukan pemeriksaan jenazah untuk mencari tanda-tanda khusus yang dapat membantu dalam identifikasi, seperti bekas luka atau cedera, tato, atau ciri-ciri unik lainnya.
Ahli antropologi forensik akan memeriksa tulang dan gigi korban untuk menentukan usia, jenis kelamin, dan ras.
Ahli odontologi forensik akan memeriksa gigi korban dan mencocokkan dengan catatan gigi yang ada untuk memastikan identitasnya.
Berita Terkait
-
Labfor Polda Jateng Ungkap Korban Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Tewas karena Potasium Sianida
-
Korban Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Dimakamkan Hari Ini, Sembilan Jenazah Berada di Satu TPU yang Sama
-
Kasus Pembunuhan Dukun Pengganda Uang Banjarnegara, Mbah Slamet: Potas Itu Ajaib Sekali
-
Siapa Mereka? 9 Mayat Diduga Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ironi di Sungai Mahakam: Batu Bara Melaju, Rumah Warga Layu
-
Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim
-
Apakah Sunscreen SPF 30 Cukup untuk Lindungi Kulit Sehari-hari? Ini Kata Dokter
-
Blunder SF Hariyanto Sebut MBG Bikin PAD Rendah, Mengapa Tak Dikritik Gerindra?
-
MotoGP Belanda 2026: Sengit, Jorge Martin Ambil Alih Pimpinan Klasemen!
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin
-
Kematian Janggal Pemilik Bengkel di Banyumas, Warga Curiga Terjadi Pembunuhan
-
Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta?
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi
-
Semangat Tak Kenal Usia, Craig Gordon Jadi Kiper Tertua di Piala Dunia 2026