PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto melalui surat keputusan (SK) Bupati No. 523/99 Tahun 2023 mengintruksikan pemberian bantuan dana bergulir untuk pembayaran lelang ikan kepada para rukun nelayan di wilayah Kabupaten Kebumen.
Bupati menuturkan, jumlah bantuan dana bergulir yang akan diberikan kepada rukun nelayan sebesar total Rp600 juta. Bantuan tersebut akan dicairkan pada bulan April tahun ini.
"Pencairannya pada pertengahan bulan April tahun ini," ujar Bupati dalam keterangan resminya, Selasa (11/4).
Klaim Bupati, bantuan dana bergulir untuk nelayan baru pertama kali diadakan di masa pemerintahannya. Tujuannya untuk memastikan keuangan nelayan terjamin saat melakukan penjualan ikan dengan pengepul atau pembeli.
Biasanya lanjut Bupati, saat nelayan mendapat tangkapan ikan yang melimpah, pengepul atau pembeli tidak punya uang yang cukup untuk membeli semua hasil ikan tangkapan. Sehingga pembeli terpaksa harus berhutang kepada nelayan, dan ini terus berulang.
"Dampaknya apa? Utang ini sering macet, jadi nelayan ini selalu kekurangan uang, karena pembeli tidak punya uang yang cukup untuk memborong ikan nelayan ketika tangkapannya melimpah. Sementara ikan ini kan harus cepat dijual, kalau tidak bisa basi. Mau tidak mau nelayan ini rela dagangannya dihutangin dulu," jelasnya.
Maka, dengan adanya dana bergulir ini, nelayan akan mendapatkan uang cash dari bakul, lantaran bakul sudah mendapat dana talangan dari rukun nelayan untuk pembelian ikan.
"Dengan dana bergulir ini, nelayan tidak dihutangin lagi. Langsung dibayar cash, sehingga keuangan mereka lebih terjamin," terang Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kebumen Asep Nurdiana menambahkan, sosialisasi sekaligus penandatangan kuitansi pembayaran dana bergulir sebagai kelengkapan pengajuan pencairan telah dilaksanakan di Pos SAR TPI Pasir awal April 2023. Saat itu, Asep didampingi Kepala Bidang Perikanan Tangkap Moch. Ashari.
"Dana Bergulir talangan ini merupakan Kebijakan Bupati Kebumen diberikan kepada Rukun Nelayan untuk menanggulangi keterlambatan pembayaran lelang ikan hasil tangkapan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan pada saat musim ikan," ujar Asep.
Ada empat Rukun Nelayan yang mendapat pos bantuan ini, yakni Rukun Nelayan TPI Pasir sebesar Rp200 juta rupiah, RK Nelayan TPI Karangduwur Rp 200 juta rupiah, RK Nelayan TPI Argopeni Rp 100 juta rupiah, dan RK Nelayan TPI Logending 100 juta rupiah.
"Bunganya itu enam persen, 1 persen untuk oprasional, tidak diambil oleh Pemda, 2 persen lagi untuk pemupukan modal, dan 3 persennya baru masuk PAD, dan wajib dibayar pada akhir tahun, setiap bulan hanya diminta untuk memberi laporan penggunaan jasa," ujar Asep.
Asep menuturkan potensi hasil tangkapan ikan laut di Kebumen sangat besar. Mencapai ratusan juta bahkan miliaran dalam setiap harinya atau setiap kali panen. Karena itu bakul yang meminjam dana talangan ke rukun nelayan hanya dikasih waktu selama tiga hari untuk mengembalikan uang pinjaman.
"Batas waktu pengembaliannya tiga hari, bagi mereka ini masih ringan, karena perputaran uang di TPI Kecamatan Ayah ini besar. Bisa mencapai miliar setiap kali panen. Jadi kalau ada yang pinjam Rp50 juta, tiga hari bisa dikembalikan," jelasnya.
Karena ini sifatnya bukan seperti bank konvensional yang memiliki banyak syarat dan ketentuan, maka menurut Asep pinjaman dana bergulir oleh rukun nelayan hanya diberikan kepada bakul-bakul yang dipercaya, dan dipastikan bisa kembali, demi kelancaran keuangan para rukun nelayan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman