PURWOKERTO.SUARA.COM Beberapa hari menjelang lebaran, sebagian masyarakat sudah mempersiapkan mudik ke kampung. Momen mudik lebaran menjadi hal yang dinantikan di bulan Ramadhan oleh para perantau. Perjalanan mudik lebaran yang lama dan melelahkan rawan puasa batal. Berikut tips agar puasa tidak batal saat mudik.
Masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran saat puasa Ramadhan, perlu mengetahui tips agar tidak batal puasa saat mudik
1. Rencanakan perjalanan
Merencanakan perjalanan dengan baik sebelum melalukan perjalanan mudik. Pastikan sudah tahu jelas mana saja lokasi yang akan dituju, durasi untuk mencapainya berapa, dan jalan mana saja yang akan dilewati.
Rencana perjalanan mudik yang matang, dapat membantu meminimalisir risiko batal puasa atau hal lainnya yang mungkin terjadi sepanjang perjalanan mudik.
2. Menjaga stamina
Penting untuk menjaga tubuh agar tetap fit saat mudik. Cek kesehatan sebelum perjalanan dan persiapkan stamina sebelum keberangkatan dari jauh-jauh hari. Konsumsi makanan sehat yang dapat memperkuat daya tahan tubuh seperti vitamin C dan zinc.
Pastikan tidak menyetir saat mengantuk dan luang waktu untuk istirahat sejenak. Pastikan beberapa hari sebelum melakukan mudik, kamu memiliki waktu tidur yang cukup sekirar 7–8 jam.
3. Cairan tubuh dan asupan gizi Terpenuhi
Baca Juga: Meski Terlambat Gelar Uji Tanding Internasional, Timnas Indonesia U 22 Diharap Tampil Maksimal
Penuhi asupan gizi dengan mengonsumsi makanan yang sehat saat sahur maupun berbuka. Pastikan cairan tubuh terpenuhi dengan mengonsumsi air putih agar meminimalisir dehidrasi. Jangan lupa juga mengonsumsi multivitamin.
4. Lakukan perjalanan malam
Jika tidak ingin terlalu lelah selama perjalanan mudik, kamu bisa mencoba mudik pada malam hari. Mudik malam hari tidak panas oleh sinar matahari dan kamu juga tidak berpuasa pada malam hari. Sehingga perjalanan mudik malam hari tidak terlalu terasa melelahkan.
5. Bawa obat-obatan
Bawa obat-obatan saat perjalanan mudik. Hal ini sebagai antisipasi di tengah perjalanan mudik merasa tidak enak badan. Obat yang perlu disediakan yakni minyak angin, obat pereda nyeri, obat antimabuk, kain kasa, dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!
-
Viral Mahasiswa Indonesia di Malaysia: Dikasihani Warga Lokal Hanya karena Makan Satu Es Krim Berdua
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
-
Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing
-
Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?
-
Tinggalkan Dunia Hiburan, Aktor Ahn Chang Hyun Pilih Jadi Pemadam Kebakaran