Kapolres Kebumen Blusukan Imbau Warga Tak Bermain Petasan di Desa Ngabean Mirit
PURWOKERRO.SUARA.COM, KEBUMEN - Petasan sempat merengut korban jiwa di Kebumen, Jawa Tengah. Untuk mencegah korban lanjutan, Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin turun langsung ke desa-desa.
Hal ini untuk memastikan tidak lagi kasus ledakan petasan yang berujung merenggut korban jiwa seperti yang pernah terjadi di Kebumen beberapa waktu lalu.
Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin bersama pejabat utama Polres blusukan ke Desa Ngabean, Kecamatan Mirit mengimbau warga agar tidak membuat, menyimpan, atau bermain petasan menjelang Idulfitri, Kamis 20 April 2023.
"Kami turun langsung ke lapangan, memberikan imbauan kamtibmas Kepada masyarakat untuk tidak menyalakan petasan," kata AKBP Burhanuddin.
Saat blusukan, Kapolres Kebumen juga didampingi Tarsono Kades Ngabean, serta Kapolsek Mirit Iptu Supriyo.
Rumah Untung, bekas ledakan petasan yang terjadi pada tahun 2021 silam juga turut disambangi Kapolres untuk memastikan tak ada lagi yang bermain petasan di lokasi tersebut.
"Saya Kapolres Kebumen mengimbau dan mengajak kepada masyarakat Kebumen tidak ada yang menyimpan, membuat, ataupun menyalakan petasan. Mari pada lebaran tahun ini, bersama-sama wujudkan tidak ada suara petasan demi keselamatan dan ketenangan bersama," imbau Kapolres.
Selanjutnya Kades Ngabean Tarsono, ia mengungkapkan warga di desanya pasca insiden petasan yang menewaskan 5 orang warganya, sudah tak ada lagi warga yang membuat petasan.
Baca Juga: Lepas Keberangkatan Kapal Mudik Gratis, Gubernur Khofifah: Salam Buat Keluarga di Rumah
Kejadian ledakan petasan di tahun 2021 membuat warganya berfikir berulang kali jika akan kembali bermain petasan.
Selain imbauan tidak bermain petasan, Polres Kebumen juga mengimbau warga agar tidak bermain perang sarung karena membahayakan. ***
Berita Terkait
-
Tragis, Tukang Setrum Ikan Asal Kebumen Tewas Kesetrum di Sungai
-
Pemkab Kebumen Gelontor Bantuan Daging dan Telur ke 19.461 Keluarga Risiko Stunting
-
Pemuda Asal Kebumen Terciduk Merakit Mercon Jumbo, Polisi Sita 1 Kg Bubuk Mercon
-
Catat Tanggalnya, Layanan Capil Kebumen Tetap Buka saat Cuti Bersama Lebaran
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Of Love and Other Demons: Kritik Tajam terhadap Takhayul dan Prasangka
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
Profil Timnas Pantai Gading: Generasi Baru Gajah Afrika Siap Mengguncang Piala Dunia 2026
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Langkah Pemkot Malang Mengurai Benang Kusut Pasar Kebalen
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Sebagai Santri, Saya Marah: Pelecehan Tak Boleh Dinormalisasi di Pesantren
-
Antisipasi Format Baru BWF, Audisi Umum PB Djarum 2026 Cari Atlet Agresif dan Tangguh dari Luar Jawa
-
IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun
-
Mendorong Perempuan Berdaya, PNM dan MES Berkolaborasi lewat Program Mba Maya