PURWOKERTO.SUARA.COM, SEMARANG - Lebaran menjadi momen berlibur bersama keluarga. Pantauan pada H+2 Idul Fitri di objek-objek wisata di Provinsi Jawa Tengah menunjukkan ramai dikunjungi para wisatawan.
Tak hanya wisatawan lokal, wisatawan mancanegara juga turut membanjiri sejumlah obyek wisata seperti pulau Karimun Jawa, kawasan Dieng Wonosobo maupun sejumlah pemandian serta candi di Klaten.
Terkait membanjirnya wisatawan pada H+2 Lebaran ini, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menerangkan pihaknya sudah memprediksi dan menyiagakan personel pengamanan.
"Dari 21 ribu personel yang disiagakan pada operasi Ketupat Candi 2023 ini, pada H+2 Lebaran ini sebagian digeser untuk pengaman obyek wisata. Semuanya obyek wisata diamankan namun ada sejumlah titik yang menjadi prioritas seperti kawasan Dieng, pantai Kartini dan pulau Karimun di Jepara, kawasan wisata candi di Klaten dan Magelang," kata Iqbal, Senin (24/4/2023).
Adapun sasaran pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian, Kabidhumas menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya mengamankan kawasan wisata dari tindak kriminalitas.
"Personel juga ditugaskan mengamankan jalur ke arah obyek wisata termasuk membuat rekayasa lantas bila dibutuhkan. Selain itu, faktor keselamatan pengunjung juga kita prioritaskan. Untuk ini sudah dilakukan koordinasi dengan instansi terkait termasuk pengelola obyek wisata," ungkapnya
Terkait pengamanan pengunjung di Karimun Jawa, Kabidhumas menandaskan sejumlah personel dan kapal Ditpolairud Polda Jateng sudah melakukan back up pengamanan.
"Adapun personel dari Polres Jepara yang terlibat operasi ada 264 orang. Sebagian sudah diperingatkan standby di pantai Kartini dan Karimunjawa," ungkapnya.
Sedangkan terkait keramaian di wilayah Klaten, dirinya menyebut ada 9 kawasan wisata prioritas dan dijaga oleh 103 personel.
Baca Juga: Disorot Usai Anggotanya Sindir Muhammadiyah, Berapa Sih Gaji Peneliti BRIN?
"Pada intinya semua personel sudah tergelar di seluruh kawasan wisata Jawa Tengah. Namun demikian kami meminta kerjasama para wisatawan untuk memprioritaskan keselamatan diri saat berwisata serta mematuhi arahan petugas di lapangan," tutupnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami
-
Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama
-
PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan
-
Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah