PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Setelah sukses menggelar pada tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Kebumen kali ini bakal kembali menyelenggarakan Kebumen International Expo (KIE) pada Juni 2023. Ada beberapa alasan mengapa KIE kembali diadakan.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menuturkan, KIE 2023 akan diselenggarakan selama delapan hari, yakni dari 17-24 Juni. Mengapa ini kembali diadakan, karena berdasarkan survei BPS, sebanyak 94% masyarakat meminta agar KIE 2023 kembali diadakan.
"Kalau kita melihat tingkat kesuksesan KIE pada tahun kemarin, itu berdasarkan survei BPS disebut sebanyak 91,32% masyarakat puas dengan adanya kegiatan KIE. Kemudian 95,64% merasa senang, dan 94,8% menginginkan agar KIE bisa diadakan lagi," ujar Bupati Senin (8/5).
Menurut Bupati, KIE telah memberikan bukti bahwa Kabupaten Kebumen mampu menggelar acara besar yang dapat dikatakan berskala nasional bahkan internasional.
"Event ini juga sekaligus membuka mata kita bahwa ternyata Kabupaten Kebumen memiliki potensi yang layak dibanggakan. Potensi-potensi seperti itu tidak akan diketahui oleh masyarakat secara luas jika tidak diberi wahana untuk menampilkannya," tuturnya.
Bupati kembali menegaskan, bahwa Kebumen sejatinya punya banyak potenai yang bisa dikembangan. Untuk itu, Kebumen butuh dikenal masyarakat luas, caranya tentu saja, dengan memperbanyak event di Kebumen yang berkelas.
"Jadi KIE ini sebenarnya kita hanya agar bagaimana Kebumen bisa lebih banyak dikenal oleh masyarakat luas, bukan hanya nasional, tapi mendunia. Event-event seperti ini salah satunya yang bisa menjadikan Kebumen dikenal," ucapnya.
Kemudian menurut Bupati, dampak akhirnya adalah kesejahteraan atau peningkatan ekonomi masyarakat. Bupati percaya semakin banyak orang berkunjung ke Kebumen untuk menikmati keindahan dan potensi yang ada, berbisnis, dan aktivitas lainnya maka saya yakin masyarakat Kebumen lebih sejahtera.
"Kalau orang luar sudah tertarik datang ke Kebumen, bukan hanya singgah, tapi berlama-lama di sini , saya yakin akan memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat. Maka Kebumen itu perlu dikenalkan sebagai kota tujuan," jelasnya (irumacezza)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend
-
Tampang Kapten Tanjung Verde yang Dituduh Pemerkosa Begini Kata FIFA
-
Memahami Gejolak Konflik Kerusuhan Film Tanah Runtuh dari Kacamata Anak
-
Di Balik Kursi Roda Abang: Peluh dan Cinta Seorang Gubernur Jateng di Jalur Lari
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Inginkan Jesus sebagai Juru Selamat
-
Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
-
Petani Tewas di Kebun Sawit Wilmar, Komnas HAM Didesak Turun Usut Penembakan