PURWOKERTO.SUARA.COM, PEMALANG - Dengan berkembangnya teknologi yang saat ini makin canggih dan bisa di akses oleh siapapun melalui internet, maka masyarakat harus cakap digital. Warga perlu waspada dengan paham-paham radikal yang disusupkan melalui internet.
Untuk itu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar literasi digital yang dibarengi gelar budaya. Event ini terselenggara atas kerja sama dengan PT Sinar Multi Komunika sebagai pelaksana kegiatan.
Acara yang digelar di lapangan Desa Tegal Melati, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang Jawa Tengah pada Sabtu (20/5/21).
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, antara lain Bima Setiyo Aji selaku budayawan. Ia menegaskan perlunya cegah dan tangkal radikalisme.
"Cintailah budaya karena dengan budaya adalah sebagai alat pemersatu bangsa," katanya.
Kusmanto SPd, Kepala Desa menitikberatkan pada diberlakukanya E-KTP menjadi salah satu jalan untuk menangkal radikalise.
"Karena dengan nomor induk data diri tingkat nasional karena saat ini orang tidak bisa mempunyai nomor induk kependudukan ganda," tuturnya.
Fidya Laelasarie selaku relawan Mafindo menyampaikan materi seputaran hoaks yang artinya informasi bohong dan paham radikalisme.
"Mendorong kebencian serta menyesatkan melalui opini publik bahkan sistem penyebaran secara cepat dan masif," pungkasnya.
Jhon, panitia penyelengara yang bekerjasama dengan kementrian Kominfo mengatakan, sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat lebih paham bagaimana mengkal radikalisme melalui media sosial ataupun internet.
"Serta bersikap bijak dan menepis isu-isu yang sifatnya paham-paham radikali yang menyesatkan," ujarnya.
Pada acara kali ini masyarakat juga dihibur dengan pagelaran wayang kulit dengan menghadirkan dalang kondang yaitu Ki dalang Kukuh Bayu Aji dari Banyumas.
"Semoga sengan diadakan gelar budaya serta sosialisasi tersebut masyarakat makin cakap digital," katanya.***
Berita Terkait
-
Literasi Digital Kemenkominfo Ajak Masyarakat Pemalang Manfaatkan Media Sosial untuk Kembangkan Bisnis
-
Waspada Rekam Jejak Digital, Pesan Literasi Digital dan Gelar Budaya Kemenkominfo di Cilacap
-
Kemenkominfo Berikan Pelatihan Menjadi Kreatif di Dunia Digital Sejak Dini
-
Jadi Netizen Bijak dan Berakhlak Mulia Bersama Kemenkominfo, Literasi Digital dan Gebyar Budaya di Cilacap
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN
-
Bulughul Maram: Kitab Monumental Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fikih Hadis
-
Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Specs untuk Pemula, Mulai Rp200 Ribuan
-
Siap-siap! IHSG Bisa Anjlok Setelah Libur Panjang, Simak Rekomendasi Saham
-
6 Pilihan HP Samsung Rp2 Jutaan yang Awet untuk Jangka Panjang, Performa Stabil
-
Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres
-
IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir
-
Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman
-
Tayang Juli, Anime Tomb Raider King Rilis Visual Utama dan Trailer Karakter