PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Seorang tahanan Polresta Banyumas bernama Oki Kristodiawan (26), warga Desa Purwosari, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, tewas dalam kondisi penuh luka memar pada Jumat, 2 Juni 2023.
Kabar kematian Oki tak pelak membuat keluarga amat terpukul. Sebab, saat ditangkap pada 17 Mei 2023 malam, Oki dalam keadaan sehat.
Silvia Devi Soembarto SH dari Kantor Hukum Silvia Soembarto SH and Partners, penasihat hukum keluarga Oki, mengatakan, awal mula kasus ini adalah laporan seorang warga bernama Ferdi, pria yang mengontrak tak jauh dari rumah Oki. Ferdi melapor kehilangan sepeda motor ke polisi.
Atas laporan ini, polisi kemudian meminta keterangan saksi sebelum akhirnya menangkap Oki.
Silvia membeberkan dua kejanggalan pada penangkapan kliennya. Kejanggalan pertama pada penangkapan Oki yang tak disertai surat perintah penangkapan. Kedua penangkapan tak disertai kehadiran ketua RT ataupun RW.
"Oki dijemput enam orang," kata dia melalui sambungan telepon.
Enam orang yang menjemput Oki mengaku polisi. Oki bahkan tak diperkenankan memakai baju saat penangkapan dengan alasan menghindari yang bersangkutan kabur.
Silvia menyebut, surat penangkapan datang tiga hari kemudian. Meskipun demikian, dalam surat itu tertera tanggal 17 Mei 2023.
Sejak ditahan, pihak keluarga tak diberi tahu di mana Oki ditahan. Keluarga hanya dikabari pada tanggal 2 Juni 2023 Oki meninggal duni lantaran gagal ginjal yang dipicu konsumsi alkohol berlebihan.
Baca Juga: Sosok Hercules, Preman Taubat Mengaku Diintimidasi Oknum Kombes Polda Metro
"Jumat siang setelah salat Jumat keluarga baru diberitahu Oki sudah meninggal," katanya.
Kapolsek Baturraden menjemput ayah dan saudara Oki ke rumah sakit umum Daerah Margono Soekarjo. Kata Silvia, keluarga didesak agar segera memakamkan jenazah Oki sesuai anjuran agama Islam.
Namun ketika keluarga mengecek kondisi jenazah Oki, ada luka lebam di sekujur tubuh Oki. Atas dasar ini, keluarga menuntut polisi mengusut tuntas kasus kematian Oki dan menyeret pelakunya ke pengadilan.
Sementara Kapolresta Banyumas, Kombespol Edy Suranta Sitepu, dalam konferensi pers menyebut kematian Oki masih dalam penyelidikan. Dari keterangan dokter kepada polisi, Edy menyebut ada luka lebam di kepala Oki.
Selain itu dokter juga menemukan Oki mengalami kekurangan elektrolit. Dokter juga menemukan gagal ginjal dan kerusakan hati.
"Penyelidikan dan pemeriksaan komprehensif masih berlangsung, setelah selesai kami akan kabarkan," katanya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Anti Kusam! 5 Trik Sederhana agar Pakaian Selalu Tampak Seperti Baru
-
Kisah Jalian Setiarsa Kembangkan UMKM Tembus Pasar Internasional Didukung Ekosistem BRI
-
Daftar Mobil Terlaris Segmen LSUV Semester Satu 2026, Seberapa Dominan Rush dan Terios?
-
Pasar Eropa Jadi Senjata Utama BYD Geser Toyota Setelah Amerika Serikat Tutup Pintu
-
Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial
-
Setelah 28 Tahun Mangkrak, Bahlil: Baru Zaman Prabowo Proyek Masela Jalan
-
Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang? Jubir Gerindra: yang Penting Sesuai Aturan
-
BPDP Ungkap Temuan Riset Sawit, Bisa untuk Suplemen Ibu Hamil hingga Bensin
-
4 Pelembap Anti-Aging Lokal untuk Usia 25-an, Wajah Awet Muda Bebas Penuaan
-
Hampir Semua Pelaku Kejahatan SDA-LH Divonis Bersalah, Tapi Tak Jera!