PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA – Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto mengadakan rapat darurat pasca musibah kebakaran di pasar Purwareja Klampok Minggu malam (4/6/2023).
Tri Harso meminta kepada OPD yang membidangi untuk melakukan pendataan setiap pedagang yang tertimpa musibah dan segera dilakukan masa tanggap darurat untuk 7 hari kedepan.
“Segera bentuk tim pengkajian dari OPD terkait untuk langkah penanganan pasca terjadinya kebakaran, jangan sampai berlarut – larut,” kata Tri Harso.
Tri Harso juga meminta agar segera dibentuk tim untuk menyusun anggaran dan menentukan lokasi pasar darurat untuk menampung para pedagang korban kebakaran pasar Purwareja Klampok.
Kepala Dinas Perdagangan indakop UKM Adi Cahyono mengatakan, tim sudah melakukan tinjauan ke beberapa lokasi yang akan dijadikan pasar darurat.
Lokasi tersebut di antaranya komplek eks kawedanan, tanah desa,Lapangan desa dan jalan kabupaten yang berada di depan Koramil 02 Purwareja Klampok dan tidak jauh dari lokasi kejadian.
“lokasi yang paling ideal untuk pembangunan pasar adalah di jalan Kabupaten yang berada tidak jauh dari komplek pasar yang terbakar,” katanya
Ia juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan dengan lokasi tersebut, termasuk warga yang bertempat tinggal di lokasi tersebut.
Disperindakop UKM mencatat ada 722 pedagang yang terimbas kebakaran pasar Purwareja Klampok.
Baca Juga: Penyerang asal Swedia Zlatan Ibrahimovic Resmi Pensiun dari Sepak Bola : Begini Perjalanan Karirnya
Secara rinci Adi mengatakan, akibat kebakaran yang terjadi pada hari Sabtu (3/6) malam ada 942 petak dan 12 kios sembako yang hangus terbakar.
Sedangkan dari hasil pemetaan data, di pasar Purwareja Klampok terdapat 942 Los , 68 Unit Kios, 2 orang sewa lahan, 70 pedagang emprakan serta PKL yang berada diluar area pasar sebanyak 17 lapak.
Kepala BPBD Banjarnegara Aris Sudaryanto menjelaskan, saat kejadian, api mulai terlihat jam 18.20 WIB. Banyaknya marerial yang mudah terbakar menyebabkan kobaran api cepat membesar sehingga api begitu cepat membesar sebelum Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) datang ke lokasi.
Setelah berjibaku selama 4 jam lebih, 15 mobil Damkar menyemprotkan airnya, maka api bisa dikendalikan, lalu dilanjutkan dengan pendinginan.
“Sekitar pukul 23.30 api berhasil kita padamkan, namun kita tetap waspada karena masih ada sisa-sisa api kecil yang seskali masih menyala,” katanya (irumacezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!