PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Para pengedar narkoba, psikotropika dan obat-obatan berbahaya menyasar kalangan pelajar di Kabupaten Banyumas. Hal ini menjadi peringatan bagi orang tua agar lebih perhatian terhadap pergaulan anak-anaknya.
Hal ini terungkap pada sesi konferensi pers kasus narkoba Polresta Banyumas, Rabu (12/6/2023). Polresta Banyumas mengungkap 11 kasus dan meringkus 12 pengedar narkoba hingga obat-obat berbahaya selama bulan Mei 2023.
Dari ungkap kasus ini, Polresta Banyumas menyita 141,37 gram sabu dari lima tersangka. Selain itu polisi juga menyita barang bukti berupa 119,33 gram tembakau sintetis, 93 butir psikotropika, dan 1.664 butir obat berbahaya.
"Untuk orang tua agar melakukan pengawasan dan pembinaan sehingga anak-anaknya terhindar dari pergaulan bebas, khususnya penyalahgunaan narkoba," kata Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Edy Suranta Sitepu.
Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas juga mengingatkan penyalahgunaan obat-obatan berbahaya semakin marak di kalangan pelajar.
Hal ini karena obat yang tergolong dalam obat keras ini murah dan mudah didapat. Obat seperti tramadol dan heximer bisa dibeli bebas secara online.
Padahal, obat ini bisa mengakibatkan kerusakan syaraf jika dikonsumsi secara berlebihan. Dari kasus yang ada, pelaku mengonsumsi lima hingga 10 butir sekali minum. Padahal, satu butir saja cukup berdampak.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat