SUARA.PURWOKERTO.COM, Jakarta – Timnas Bulu Tangkis Indonesia menggantungkan harapan untuk menyabet gelar Indonesia Open 2023 melalui Anthony Sinisuka Ginting, satu-satunya wakil tersisa yang akan memainkan partai puncak di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/6/2023) sore.
Dikutip dari laman resmi PP PBSI, upaya Ginting untuk menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang menjuarai Indonesia Open sejak 2012 diprediksi berlangsung alot. Lawan yang akan dihadapi adalah Viktor Axelsen “Monster” asal Denmark.
Tunggal putra peringkat dua dunia itu pun bersikap santai, meski dia menjadi wakil Indonesia terakhir yang masih bertahan di turnamen BWF Super 1000 tersebut.
“Tidak ada, maksudnya tidak ada pikiran ke sana (jadi beban). Maksudnya ini kesempatan sudah sampai final, jadi saya mau coba berikan yang terbaik,” kata Ginting soal pertemuannya dengan Axelsen.
Axelsen merupakan lawan yang punya kematangan pada seluruh aspek, baik fisik dan mental. Prestasinya saat memenangkan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 menjadi titik kebangkitannya menjadi atlet yang belum terkalahkan hingga sekarang.
Aksi Axelsen di lapangan pun terkadang sudah bisa ditebak sejak awal karena peluang kemenangannya yang sangat tinggi pada setiap pertandingan yang dimainkan.
Menyikapi hal tersebut, Ginting akan mempersiapkan ketahanan fisiknya agar bisa meladeni Axelsen.
“Kalau saya pribadi coba lebih fokus, dari sini pemulihan dulu terus juga evaluasi dan persiapan match besok. Jadi ya lihat besok saja seperti apa dan minta dukungannya semoga besok bisa main lebih baik lagi,” ujar Ginting.
Sebagai informasi, pertandingan Ginting vs Axelsen akan menjadi partai penutup babak final Indonesia Open 2023, dengan laga pembuka dimulai Minggu pukul 12.00 WIB. Berikut jadwal pertandingan babak final Indonesia Open 2023
Baca Juga: Warga Panggisari Banjarnegara Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Tanpa Identitas
Ganda campuran
Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China) vs Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang)
Tunggal putri
Carolina Marin (Spanyol) vs Chen Yu Fei (China)
Ganda putri
Baek Ha Na/Lee So Hee (Korea Selatan) vs Yuki Fukushima/Sayaka Hirota (Jepang)
Berita Terkait
-
Ganda Campuran Indonesia Gagal Melaju ke Semifinal Setelah Kalah dari Jepang di Indonesia Open 2023
-
7 Wakil Indonesia Berlaga di Indonesia Open 2023 Hari Ini, Berikut Jadwal Lengkapnya
-
Turnamen Level Super 1000 Indonesia Open 2023 akan Berlangsung, Cek Daftar Pemain yang Turut Andil di Sini
-
Bawa Skuad Terbaik di Gelaran Singapura Open 2023, Timnas Bulutangkis Indonesai Targetkan Juara
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Gagal Lolos Liga Champions, AC Milan Resmi Pecat Massimiliano Allegri
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
Cekcok Pinjam Uang Rp600 Ribu Berujung Maut, Misteri Jasad Wanita di Pohon Melinjo Terungkap
-
Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran