PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA - Paguyuban Bambu Aji Banjarnegara menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, di Kabupaten Banjarnegara, Kamis 5 Juli 2023. Bambu Aji menyatakan dukungan terhadap Gus Imin, sapaan Muhaimin, maju dalamkontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Bambu Aji bahkan mendeklarasikan dukungan kepada Gus Imin untuk menjadi Presiden 2024. Deklarasi dukungan pada Gus Muhaimin sebagai Capres 2024 dilakukan di Balai Budaya Banjarnegara, Kamis (6/7/2023) siang.
Ketua Paguyuban Kuda Kepang Bambu Aji Banjarnegara, Tejo Sumarno mengatakan, Paguyuban Kuda Kepang Bambu Aji Kabupaten Banjarnegara memberikan mandat dan mendukung penuh kepada Gus Muhaimin Iskandar untuk menjadi Presiden RI 2024.
Tedjo mengaku anggota Paguyuban Kuda Kepang Bambu Aji merasa senang dapat bertatap muka langsung dengan Gus Imin. Ia berharap kedatangan Wakil Ketua DPR RI itu dapat menambah semangat dan kekompakan seniman Kuda Kepang.
“Mudah-mudahan pada hari ini kedatangan beliau bapak Muhaimin Ebeg Banjarnegara semakin maju, semakin semangat, semakin kompak, satu komando Bambu Aji,” katanya.
Menurutnya, kesenian Kuda Kepang di Banjarnegara hingga saat ini masih terus eksis. Di Banjarnegara ini sudah ada grup Kuda Kepang sebanyak 386 kelompok.
"Semuanya ada, kalau didata lagi sampai 400 pak. Mau dibawa ke mana monggo, kami satu komando,” ujarnya.
Menanggapi dukungan tersebut, Gus Imin mengucapkan terimakasih sekaligus bangga terhadap kekompakan dan eksistensi seniman Kuda Kepang di Banjarnegara.
“Kami semua yang hadir bersama disini ikut berbahagia, bisa menyaksikan atraksi dan kekompakan paguyuban kuda kepang Banjarnegara dan saya bersyukur serta ikut bergembira, luar biasa Bambu Aji. Hiburan kesenian paguyuban, kebersamaan, dan kekompakan insyaallah membawa berkah untuk kita semua,” ucapnya.
Baca Juga: Harga Kos-kosan Rafael Alun yang Ditinggali Pejabat, Nyaris Setara UMR Jakarta
Ia berharap dengan terus eksisnya kesenian tradisional, salah satunya kuda kepang, dapat membawa berkah dan manfaat bagi masyarakat.***
Berita Terkait
-
Andre Rosiade Gerindra: Cak Imin Pegang 'Kunci Inggris' Cawapres Prabowo
-
Kolisi PKB-Gerindra Tunggu Megawati Umumkan Cawapres Ganjar Lebih Dulu
-
PKB Rancang Pertemuan Cak Imin dengan Megawati, Bahas Koalisi Pilpres 2024?
-
Setelah Bertemu Fraksi PDIP, PKB Atur Waktu Pertemuan antara Cak Imin dan Megawati
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Ini 4 Rekomendasi Acne Spot Treatment Terbaik
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026
-
Star Fox Bangkit Kembali, Usung Perombakan Visual di Nintendo Switch 2
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Dari Mobil Rp8,5 M hingga Laundry Fantastis, Ada Apa di Balik Rentetan Viralnya Gubernur Kaltim?
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026