PURWOKERTO.SUARA.COM PURBALINGGA Perkemahan Prestasi Ma’arif NU 1 (Persimanu 1) Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU (Sakoma NU) Jawa Tengah tahun 2023 diikuti oleh 1068 peserta yang berasal dari 18 kwartir cabang di Jawa Tengah.
Ketua Panitia Persimanu I, Sobirin menjelaskan, Persimanu 1 diselenggarakan untuk jenjang pramuka penggalang dan penegak. Dan akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 12 sampai 15 Juli 2023 di Bumi Perkemahan (Buper) Munjuluhur Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga.
“Kegiatan Perkemahan ini diselenggarakan dengan mengusung tema Berukhuwah Menuju Sakoma NU Jateng Gemilang,” katanya.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Mohamad Muzamil, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Purbalingga atas terselenggaranya Persimanu 1 di Purbalingga.
“Kami juga ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang berkenan memfasilitasi kegiatan ini beserta seluruh jajaran Nahdlatul Ulama Kabupaten Purbalingga. Marilah kita tetap ceria dalam menjalin persaudaraan dengan sesama anak bangsa, selalu berdedikasi dalam semua aktivitas kita, baik aktivitas yang bersifat kemasyarakatan maupun aktivitas yang bersifat keagamaan,” ungkapnya.
Pembina Kontingen Purbalingga Eva Yulianti mengatakan, Pramuka Cabang Purbalingga mengirimkan 4 regu yang terdiri dari 2 regu pramuka penggalang dan 2 regu pramuka penegak.
“Kami dari kontingen Purbalingga yang terdiri dari 2 tim, yaitu dari Mts Minhajut Tholabah dan Mts Maarif NU 10 Krenceng. Untuk dari Mts Minhajut Tholabah mewakilkan satu regu putra dan satu regu putri, sedangkan yang dari Mts Maarif NU 10 Krenceng juga mewakilkan satu regu putra dan satu regu putri untuk penggalang, dengan total dari kontingen Purbalingga tergabung dari penggalang dan penegak sejumlah 91 peserta,” ungkapnya.
Eva berharap dengan adanya kegiatan Persimanu 1 Jawa Tengah ini akan memberikan pengalaman khusus dan spesial untuk para peserta.
“Dan ini pengalaman yang sangat berharga untuk peserta didik kami. Semoga menjadi sebuah pengalaman yang nantinya bisa menjadi bekal ke jenjang pendidikan selanjutnya,” katanya.
Baca Juga: Teliti Cagar Budaya di Banjarnegara, Siswa SMAN 1 Sigaluh Temukan Fakta Mengejutkan
Salahsatu peserta dari Mts Minhajut Tholabah, Izzati Laelatul Hana mengatakan dengan adanya kegiatan ini dia bisa menggali potensi diri serta menambah pengalaman.
“Saya mendapatkan ilmu dan wawasan baru, selain itu juga bisa menambah teman baru dari berbagai daerah,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya